Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BNY Mellon Perkuat Dividen dan Inovasi Blockchain untuk Masa Depan Finansial

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
17 Okt 2025
296 dibaca
1 menit
BNY Mellon Perkuat Dividen dan Inovasi Blockchain untuk Masa Depan Finansial

AI summary

Bank of New York Mellon terus berinvestasi dalam inovasi teknologi, terutama blockchain dan aset digital.
Dividen perusahaan menunjukkan daya tarik yang kuat bagi para investor, dengan peningkatan baru-baru ini.
Kolaborasi dengan Goldman Sachs menandakan langkah maju dalam penggunaan teknologi untuk efisiensi dalam layanan keuangan.
The Bank of New York Mellon Corporation adalah salah satu pengelola aset terbesar di dunia dengan $55,8 triliun dalam pengawasan. Mereka sudah lama berinvestasi dalam aset digital dan teknologi blockchain untuk memperkuat layanan mereka.Baru-baru ini, mereka bekerja sama dengan Goldman Sachs untuk menggunakan blockchain dalam mencatat kepemilikan dana pasar uang, yang bisa meningkatkan transparansi dan efisiensi.Selain itu, BNY Mellon menguji coba deposito tokenized yang memungkinkan pembayaran berbasis blockchain, sebuah langkah maju dalam modernisasi infrastruktur keuangan mereka.Meskipun fokus mereka pada inovasi, perusahaan ini juga terus memberikan dividen yang menarik bagi investor, dengan peningkatan dividen kuartalan sebesar 13% pada bulan Juli tahun ini.Dividend yield saat ini berada di angka 1,98%, dan dengan pertumbuhan dividen selama 15 tahun berturut-turut, saham ini tetap menjadi pilihan menarik untuk investor yang mengutamakan pendapatan stabil dari dividen.

Experts Analysis

Carl Slabicki
Teknologi blockchain memungkinkan BNY Mellon meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam pembayaran lintas batas serta mendukung inovasi produk seperti deposito tokenized yang akan mempermudah transaksi klien.
Editorial Note
Investasi BNY Mellon dalam teknologi blockchain adalah langkah strategis yang tepat untuk tetap relevan di era digital yang terus berkembang, tetapi peningkatan dividen mereka juga menunjukkan komitmen terhadap nilai pemegang saham yang konservatif. Meski demikian, potensi pertumbuhan jangka panjang mereka mungkin lebih terbatas dibandingkan dengan perusahaan teknologi AI yang lebih agresif dan disruptif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.