AI summary
Institusi keuangan harus beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi untuk tidak tertinggal. AI dapat membantu mengubah data perbankan terbuka menjadi nilai yang lebih berarti bagi pelanggan dan bisnis. Perbankan terbuka dan AI bersama-sama dapat menciptakan ekosistem yang menguntungkan bagi bisnis dan konsumen. Pada tahun 2018, banyak lembaga keuangan di Inggris merasakan semangat besar terhadap open banking karena kemampuannya untuk membuka peluang baru dalam layanan keuangan dan meningkatkan daya saing. Regulasi di Inggris menjadi pemicu utama terciptanya iklim inovasi yang menjanjikan.Namun, dalam beberapa tahun terakhir, respons para lembaga keuangan berubah menjadi skeptis karena sulitnya memaksimalkan data open banking secara komersial. Mereka menghadapi tantangan teknis dalam pengumpulan, interpretasi, dan integrasi data yang seringkali tidak terhubung dengan kebutuhan bisnis nyata.Kini, AI hadir sebagai jawaban untuk mengatasi hambatan yang selama ini menghalangi pemanfaatan data open banking. Dengan kemampuan analitik yang maju, AI, terutama lewat model bahasa besar atau LLM, memungkinkan penciptaan produk finansial yang sangat personal dan meningkatkan keterlibatan pelanggan.Institusi keuangan yang cepat beradaptasi dan mengintegrasikan AI dengan strategi open banking mereka dapat menikmati keuntungan kompetitif yang signifikan. Pendekatan yang gesit dan iteratif dalam pengembangan layanan akan membantu mereka bertransformasi dari eksperimen menjadi pemain utama di ekonomi AI.Sebaliknya, institusi yang gagal berinovasi akan kehilangan peluang dan tertinggal dari para disruptor baru. Masa depan open banking sangat tergantung pada kemampuan lembaga keuangan untuk menghubungkan data mentah dengan nilai nyata melalui teknologi AI dan membangun kepercayaan dengan pelanggan.
AI menjadi katalis utama yang merubah open banking dari konsep menjadi alat strategis yang efektif untuk personalisasi dan pertumbuhan bisnis. Institusi keuangan yang terlalu lama ragu mengadopsi teknologi ini akan kehilangan kesempatan besar dan sulit mengejar ketertinggalan dari disruptor yang lebih gesit.