Lise Jadi Bursa Pertama di Eropa yang Jalankan Bursa Tokenisasi Penuh
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Okt 2025
16 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Lise menjadi pionir dalam bursa saham tokenisasi di Eropa.
Lisensi DLT TSS memungkinkan penggabungan fungsi MTF dan CSD dalam satu kerangka digital.
Model ini dapat meningkatkan transparansi dan aksesibilitas bagi investor terhadap perusahaan-perusahaan kecil di Eropa.
Lise, sebuah perusahaan yang berbasis di Paris, baru-baru ini mendapatkan izin dari regulator keuangan Perancis untuk menjalankan bursa efek yang sepenuhnya tokenisasi, sebuah inovasi pertama di Eropa. Bursa ini khusus melayani perusahaan kecil dan menengah (UKM) dan menargetkan pasar IPO di Perancis.
Lisensi yang diterima Lise berasal dari ACPR dan mendukung penggunaan teknologi blockchain di pasar modal melalui program Pilot Regime Uni Eropa, sebuah langkah yang melibatkan bank sentral dan otoritas pasar keuangan terkait.
Dengan lisensi ini, Lise bisa menggabungkan peran sebagai Bursa Multilateral dan Central Securities Depository dalam satu platform digital, memudahkan pengoperasian dan transparansi pasar saham berbasis token.
Fokus utama bursa ini adalah perusahaan yang bernilai pasar di bawah €500 juta, dengan setidaknya setengahnya dari UKM yang memiliki valuasi di bawah €200 juta. Bursa dijadwalkan meluncurkan IPO pertama pada awal tahun 2026 pada sektor energi, infrastruktur, dan pertahanan.
Bagi investor, platform tokenisasi ini membuka akses lebih mudah dan transparan ke perusahaan kecil dan menengah di Eropa, sementara bagi pembuat kebijakan, bursa ini menjadi contoh penggunaan blockchain dalam menyederhanakan serta memodernisasi pasar modal.
Analisis Ahli
Mark Kepeneghian
Lisensi ini memberikan jawaban nyata terhadap masalah pembiayaan dan membuka peluang baru bagi UKM di Eropa melalui teknologi tokenisasi.