Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ken Griffin Jual Besar Saham Broadcom dan Mulai Beli Palantir yang Mahal

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
16 Okt 2025
88 dibaca
2 menit
Ken Griffin Jual Besar Saham Broadcom dan Mulai Beli Palantir yang Mahal

Rangkuman 15 Detik

Ken Griffin menjual sebagian besar saham Broadcom dan mulai berinvestasi kecil di Palantir Technologies.
Palantir memiliki software analitik yang unik, tetapi valuasinya dianggap terlalu tinggi oleh banyak analis.
Broadcom berperan penting dalam ekonomi AI dengan produk-produk seperti chip Ethernet dan akselerator AI.
Ken Griffin, manajer hedge fund terkemuka yang memimpin Citadel Advisors, membuat keputusan investasi signifikan dengan menjual hampir seluruh sahamnya di Broadcom dan mulai membeli saham Palantir Technologies yang sedang naik daun. Langkah ini menarik karena kedua perusahaan ini berperan besar dalam industri teknologi, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Broadcom dikenal sebagai pemimpin dalam pembuatan chip Ethernet dan akselerator AI khusus, yang sangat penting untuk mendukung kebutuhan AI perusahaan besar seperti Google dan Meta. Meski memiliki posisi kuat di pasar, nilai saham Broadcom saat ini dianggap wajar oleh para analis, tapi ada kekhawatiran bahwa pertumbuhan perusahaan mungkin tidak setinggi ekspektasi pasar. Di sisi lain, Palantir menawarkan perangkat lunak unik yang menggabungkan data dan mesin pembelajar dalam suatu kerangka pengambilan keputusan yang canggih bernama ontologi. Produk ini diminati oleh banyak pelanggan dan telah mempercepat pertumbuhan pendapatan mereka secara konsisten, meskipun harga sahamnya saat ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan perusahaan. Ken Griffin membeli saham Palantir saat harganya turun hampir 40% dari puncak tahun 2023, yang membuatnya terlihat lebih terjangkau. Namun, posisinya di Palantir masih sangat kecil dan tidak termasuk dalam jajaran saham terbesarnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun melihat potensi, Griffin masih berhati-hati dalam mengakumulasi saham tersebut. Para investor disarankan untuk menimbang dengan hati-hati sebelum mengikuti jejak Griffin dalam membeli Palantir saat ini, karena valuasi saham yang sangat tinggi dapat membawa risiko. Sebaliknya, Broadcom tetap menjadi perusahaan teknologi besar dengan peran penting, tapi ketidakpastian tentang kemampuan meraih pertumbuhan eksplosif bisa menjadi alasan penjualan saham oleh Citadel.

Analisis Ahli

Mark Giarelli
Palantir memiliki keunggulan teknologi berkat ontologi yang membentuk kerangka kerja pengambilan keputusan dinamis sehingga lebih unggul daripada software analitik tradisional.
Forrester Research
Broadcom dan VMware menempati posisi pemimpin di infrastruktur cloud hibrida dan akselerator AI, menunjukkan kekuatan bisnis dan teknologi yang solid di pasar berkembang pesat.