Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Kripto Tertekan, Bank dan Stablecoin Baru Hadir di Tengah Volatilitas

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
15 Okt 2025
278 dibaca
2 menit
Pasar Kripto Tertekan, Bank dan Stablecoin Baru Hadir di Tengah Volatilitas

Rangkuman 15 Detik

Kapitalisasi pasar crypto mengalami penurunan signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Erebor Bank dan ODDO BHF meluncurkan layanan baru yang berorientasi pada cryptocurrency.
Synthetix dan Bitcoin menunjukkan volatilitas yang tinggi, mencerminkan sentimen investor yang bearish.
Pasar cryptocurrency sedang menghadapi tekanan bearish yang signifikan akibat volatilitas dan ketidakpastian ekonomi global, yang menyebabkan penurunan nilai pasar secara keseluruhan serta harga aset kripto seperti Bitcoin dan Synthetix. Penurunan ini membuat para investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Dalam perkembangan penting, Erebor Bank mendapatkan persetujuan awal dari Office of the Comptroller of the Currency sebagai bank nasional digital berfokus pada kripto, yang didukung oleh nama-nama besar seperti Palmer Luckey dan Peter Thiel. Bank ini akan beroperasi secara digital dari Columbus dan New York dengan modal awal sebesar Rp 4.59 triliun ($275 juta) . Selain itu, ODDO BHF yang merupakan perusahaan manajemen aset besar meluncurkan EUROD, sebuah stablecoin yang didukung oleh euro dan mematuhi regulasi Uni Eropa yang baru. Stablecoin ini akan diperdagangkan di bursa Bit2Me di Madrid, didukung oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Telefónica, BBVA, dan Unicaja, yang menunjukkan integrasi kripto ke sektor keuangan konvensional. Nilai total pasar kripto turun sebesar Rp 1.05 quadriliun ($63 miliar) dalam 24 jam terakhir menjadi Rp 62.46 quadriliun ($3,74 triliun) , dengan Bitcoin yang bertahan di atas level psikologis Rp 1.84 juta ($110.000) namun dengan indikasi momentum bearish yang masih kuat menurut indikator RSI. Ini menunjukkan adanya tekanan jual yang dapat menurunkan harga Bitcoin jika support ini gagal bertahan. Sementara itu, altcoin Synthetix (SNX) mencatat penurunan hampir 20%, dengan indikator Chaikin Money Flow menunjukkan adanya aliran uang keluar yang besar, menandakan kekhawatiran investor. Jika SNX melemah melewati support krusial Rp 2.67 juta ($1,60) , harganya bisa turun lebih jauh ke sekitar Rp 2.12 juta ($1,27) , namun ada kemungkinan pemulihan jika support bertahan.

Analisis Ahli

Aaryamann Shrivastava
Penurunan pasar kripto saat ini merupakan reaksi wajar terhadap gejolak makroekonomi global, namun bounce-back akan tergantung pada stabilitas sentimen investor dan respon regulasi baru yang muncul.