Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Turbin Angin Ringan Dan Efisien Baru Untuk Energi Terbarukan Di Angin Lemah

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
15 Okt 2025
1393 dibaca
2 menit
Turbin Angin Ringan Dan Efisien Baru Untuk Energi Terbarukan Di Angin Lemah

TLDR

Turbin angin baru ini dapat menghasilkan energi di kecepatan angin yang lebih rendah, menjadikannya solusi untuk daerah dengan kondisi angin lemah.
Desain aerodinamis dan teknologi komposit yang digunakan meningkatkan efisiensi dan mengurangi berat turbin.
Proyek ini menunjukkan potensi untuk energi terbarukan yang terdesentralisasi, mendukung kemandirian energi bagi konsumen dan bisnis.
Para peneliti di Jerman mengembangkan turbin angin kecil yang mampu memproduksi listrik meski hanya dengan angin berkecepatan rendah. Biasanya, turbin kecil memerlukan angin minimal 4 meter per detik untuk mulai berputar, tapi turbin baru ini bisa mulai bekerja pada 2,7 meter per detik, sehingga membuka peluang pemanfaatan energi angin di lebih banyak tempat.Turbin ini dirancang oleh Fraunhofer Institute for Applied Polymer Research (IAP) bekerja sama dengan BBF Group menggunakan teknik aerodinamika yang canggih dan bahan komposit serat ringan. Rotor-turbin terbuat dari dua cangkang berongga yang mengurangi berat hingga 35 persen dibandingkan desain tradisional, yang biasanya menggunakan inti busa.Pengujian di terowongan angin menunjukkan turbin dapat mencapai 450 putaran per menit dan menghasilkan daya hingga 2.500 watt di kecepatan angin 10 meter per detik, jauh lebih baik dari turbin kecil sejenis di pasar yang hanya menghasilkan setengahnya. Efisiensi energi turbin ini mencapai 53 persen, mendekati batas teoritis paling tinggi menurut hukum Betz yang sebesar 59 persen.Salah satu keunggulan desain baru ini adalah rotor yang bisa melentur saat angin sangat kencang sehingga turbin dapat mengurangi putarannya secara otomatis tanpa perlu sistem kontrol elektronik yang rumit. Ini membuat turbin tidak mudah rusak oleh angin kencang dan menjadikannya lebih tahan lama dan mudah dirawat.Saat ini, ada lima prototipe turbin yang diuji di beberapa lokasi dengan ketinggian berbeda. Tim peneliti berencana mengembangkan desain rotor yang lebih ramah lingkungan dengan bahan yang dapat didaur ulang. Inovasi ini penting untuk mendukung penggunaan energi terdesentralisasi oleh masyarakat dan perusahaan kecil secara berkelanjutan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.