3 Perusahaan Tak Untung yang Bisa Jadi Peluang atau Risiko Besar untuk Investor
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
15 Okt 2025
104 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Clover Health mengalami kesulitan dalam menarik pelanggan dan mengalami penurunan pendapatan.
Fiverr menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam monetisasi dan pendapatan per pembeli.
DraftKings terus berkembang dengan pertumbuhan yang cepat dalam jumlah pemain dan proyeksi pendapatan yang positif.
Perusahaan yang belum menghasilkan keuntungan sering kali menghadapi tantangan besar dalam menjaga arus kas, dan hal ini bisa membuat investor khawatir jika perusahaan tersebut tidak mampu berbalik menjadi menguntungkan. Artikel ini menyoroti pentingnya mengetahui perusahaan mana yang memiliki potensi untuk bangkit dan mana yang sebaiknya dihindari untuk investasi.
Clover Health adalah sebuah perusahaan yang berfokus pada layanan kesehatan untuk lansia di Amerika. Meskipun memiliki teknologi unik, penjualan mereka menurun selama dua tahun berturut-turut dan margin operasi perusahaan masih negatif, menunjukkan risiko tinggi bagi investor.
Fiverr adalah pasar global untuk layanan freelance digital yang telah berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata pelanggan dan mengembangkan profitabilitasnya secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun masih belum untung secara keseluruhan.
DraftKings, yang awalnya dikenal dengan fantasy sports, kini menjadi perusahaan digital entertainment yang menunjukkan pertumbuhan pengguna dan pendapatan yang kuat. Meski margin operasinya negatif, laju pertumbuhan pendapatan dan pendapatan per saham memberikan harapan bagi investor.
StockStory membantu investor menemukan saham-saham dengan pertumbuhan tinggi dan nilai pasar yang mengesankan, termasuk saham-saham yang telah mengalami kenaikan besar selama lima tahun terakhir. Mereka menawarkan laporan riset gratis yang membantu mengambil keputusan investasi lebih tepat.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Fiverr dan DraftKings menunjukan sinyal positif dalam hal pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan, yang mendukung valuasi mereka meski saat ini masih belum untung.Cathie Wood
Investasi dalam perusahaan teknologi disruptif seperti Fiverr dan DraftKings memiliki risiko tinggi tetapi juga potensi imbal balik besar jika mereka bisa mencapai skala dan efisiensi operasional.