Wall Street Dukung Kripto: Citi Akan Luncurkan Layanan Kustodi Digital 2026
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Okt 2025
67 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Citi berencana meluncurkan layanan kustodi aset digital untuk klien institusional.
Morgan Stanley merekomendasikan alokasi investasi dalam kripto, menandakan penerimaan yang lebih luas di Wall Street.
Stablecoin diperkirakan akan memiliki utilitas signifikan, terutama di daerah dengan infrastruktur keuangan yang kurang berkembang.
Baru-baru ini, Morgan Stanley merekomendasikan kliennya untuk mengalokasikan 2-4% portofolio investasi mereka ke aset kripto, terutama Bitcoin yang dianggap sebagai aset langka seperti emas digital. Ini menandai perubahan sikap signifikan dari institusi keuangan tradisional di Wall Street terhadap kripto.
Di sisi lain, Citigroup mengumumkan rencana mereka untuk meluncurkan layanan kustodi aset digital pada tahun 2026. Layanan ini memungkinkan mereka menyimpan Bitcoin dan Ethereum atas nama manajer aset dan klien institusional, sebuah langkah yang telah dikembangkan selama dua hingga tiga tahun.
Biswarup Chatterjee, Kepala Global Partnerships and Innovation di Citi Bank, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan eksplorasi dan berencana menawarkan solusi kustodi yang kredibel dalam beberapa kuartal mendatang. Selain kustodi, Citi juga mempertimbangkan pembuatan stablecoin dan layanan pembayaran yang berhubungan.
Stablecoin dianggap memiliki potensi besar terutama di wilayah dengan infrastruktur keuangan yang belum berkembang. Citi memperkirakan total penerbitan stablecoin dapat mencapai 1,9 triliun dolar dalam skenario dasar, dan hingga 4 triliun dolar dalam skenario optimis pada tahun 2030.
Langkah-langkah ini, didukung oleh rekomendasi Morgan Stanley dan dukungan sejumlah bank besar lain, menandai era baru adopsi institusional terhadap aset kripto yang semakin mengukuhkan posisi kripto sebagai bagian penting dari portofolio investasi di masa depan.
Analisis Ahli
Hunter Horsley
Crypto sedang memasuki era mainstream dan dukungan dari institusi besar seperti Morgan Stanley akan mempercepat adopsi global.