Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Solana Masih Layak Dibeli Meskipun Sudah Naik 41%

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
14 Okt 2025
158 dibaca
2 menit
Mengapa Solana Masih Layak Dibeli Meskipun Sudah Naik 41%

Rangkuman 15 Detik

Persetujuan ETF Solana dapat meningkatkan permintaan secara signifikan.
Regulasi yang mendukung dapat mengurangi risiko untuk lembaga keuangan yang berinvestasi di aset digital.
Penerimaan dari lembaga besar menunjukkan potensi pertumbuhan jangka panjang untuk Solana.
Solana telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan kenaikan harga sekitar 41% selama setahun terakhir. Artikel ini menjelaskan bahwa meskipun harganya sudah naik, ada beberapa faktor yang bisa membuat Solana terus mengalami pertumbuhan, seperti potensi persetujuan ETF, kebijakan pemerintah yang mendukung, dan penerimaan oleh institusi keuangan besar. Salah satu faktor utama yang bisa menjadi pendorong harga Solana adalah persetujuan ETF Solana yang diperkirakan akan dikeluarkan pada pertengahan Oktober. Estimasi dari beberapa lembaga bahkan menyebutkan bahwa dana yang masuk ke ETF ini bisa mencapai 1,5 miliar dolar Amerika dalam tahun pertama, yang jelas akan menjadi pendorong besar permintaan terhadap Solana. Selain itu, kebijakan pemerintah Amerika Serikat juga mendukung penyimpanan aset digital melalui pembentukan cadangan digital oleh pemerintah. Ini memberikan arah yang jelas dan stabilitas kemungkinan pengelolaan aset digital, termasuk Solana, sehingga membantu menghilangkan ketidakpastian regulasi yang sebelumnya membayangi pasar kripto. Adapun penggunaan Solana oleh perusahaan besar seperti Franklin Templeton dalam produk tokenisasi dana pasar uang juga menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini semakin nyata dan bertumbuh. Kecepatan transaksi dan biaya rendah yang dimiliki Solana membuatnya menarik bagi institusi besar yang ingin menggunakan blockchain untuk layanan keuangan mereka. Penulis menyarankan agar investor menggunakan strategi dollar-cost averaging untuk mengurangi risiko volatilitas jangka pendek, sambil memanfaatkan kemungkinan peningkatan harga bila faktor-faktor pendukung seperti persetujuan ETF dan kebijakan pemerintah segera terwujud. Meskipun demikian, tetap perlu diingat bahwa siklus pasar dan regulasi yang belum pasti dapat menyebabkan fluktuasi.

Analisis Ahli

Alex Carchidi
Solana memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang solid berkat kecepatan jaringan dan biaya efektif yang menarik bagi institusi, meskipun masih ada risiko terkait regulasi.