2 Alasan Penting Membeli Bitcoin Sebelum November untuk Keuntungan Maksimal
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Okt 2025
246 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
November adalah bulan terbaik untuk Bitcoin dengan kenaikan rata-rata 46%.
Strategi 'buy the dip' telah terbukti efektif bagi investor Bitcoin.
Bitcoin dapat berfungsi sebagai aset yang kuat untuk diversifikasi dalam portofolio investasi.
Pasar cryptocurrency baru-baru ini mengalami kejatuhan drastis yang mengejutkan banyak investor, termasuk Bitcoin yang sempat turun hingga di bawah 102,000 dolar pada beberapa bursa. Namun, setelah penurunan tersebut, harga Bitcoin mulai pulih kembali hingga sekitar 114,000 dolar. Meski demikian, banyak investor masih merasa khawatir dan ragu-ragu untuk masuk kembali ke pasar.
Sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin biasanya memberikan performa terbaiknya pada kuartal terakhir tahun ini dengan rata-rata kenaikan sebesar 79%. Bahkan November adalah bulan terbaik bagi Bitcoin, dengan rata-rata kenaikan mencapai 46%, mengalahkan bulan Oktober yang memang dikenal sebagai 'Uptober'. Beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan besar di kuartal keempat, seperti kenaikan 48% pada 2024 dan 215% pada 2017.
Bitcoin juga terbukti mampu bertahan sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik, terutama dalam menghadapi guncangan makroekonomi maupun perang tarif global. Laporan dari BlackRock memperlihatkan bahwa dalam beberapa kejadian krisis besar, Bitcoin mampu menjaga nilainya lebih baik dibandingkan emas, yang selama ini dikenal sebagai safe haven tradisional.
Strategi membeli saat harga turun (buy the dip) telah menjadi pendekatan yang berhasil selama satu dekade terakhir. Dari harga awal sekitar 1,000 dolar hingga mencapai 100,000 dolar, momen penurunan harga seharusnya dianggap sebagai peluang untuk meningkatkan posisi investasi Bitcoin agar mendapat hasil maksimal saat pasar pulih dan naik kembali.
Meskipun banyak yang optimis dengan potensi kenaikan Bitcoin di kuartal terakhir dan bulan November, tetap ada risiko dan tidak ada jaminan keuntungan. Sebelum memutuskan berinvestasi, penting mempertimbangkan alternatif lain yang mungkin menawarkan potensi pengembalian lebih baik seperti beberapa saham yang direkomendasikan oleh analis, namun bagi investor yang percaya pada tren historis Bitcoin, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli.
Analisis Ahli
Larry Fink
Bitcoin semakin diakui sebagai diversifier unik dalam portofolio investasi, menunjukkan kemampuan melindungi nilai bahkan di tengah guncangan makroekonomi.