Viasat Perkenalkan Teknologi Komunikasi Tempur Mobile Canggih di AUSA 2025
Teknologi
Keamanan Siber
13 Okt 2025
131 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Viasat memperkenalkan teknologi baru untuk meningkatkan konektivitas di medan perang.
Inisiatif NGC2 Angkatan Darat bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui komunikasi yang lebih baik.
Pertumbuhan pendapatan Viasat diperkirakan stabil dengan kontribusi signifikan dari sektor keamanan informasi.
Viasat Inc. akan menampilkan teknologi komunikasi terbarunya untuk keperluan militer di pameran tahunan AUSA 2025. Kebutuhan komunikasi yang mobile, aman, dan tangguh semakin penting di medan perang modern yang cepat dan penuh tantangan. Inovasi ini diharapkan mendukung prajurit dalam melakukan operasi dengan mobilitas tinggi dan pengambilan keputusan cepat.
Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah Mobile Network Terminal (MNT) yang memperbaharui teknologi Blue Force Tracking. MNT menggunakan software-defined radios dan kecanggihan AI/ML di edge untuk mendukung berbagai protokol komunikasi, termasuk satelit LEO dan GEO, serta jaringan Line-of-Sight. Produk ini juga memudahkan upgrade hardware melalui slot SMARC.
Selain MNT, Viasat membawa NetAgility Mobile Router 50 (NMR-50), router edge kecil dan robust yang cocok untuk platform otonom dan berbentuk kecil. Router ini dilengkapi dengan neural processing unit untuk pengolahan AI di edge dan kompatibel dengan berbagai opsi transportasi data untuk mendukung berbagai kebutuhan komunikasi misi.
Viasat juga menampilkan Quicksilver Free Space Optical (FSO) Terminal, teknologi komunikasi yang tahan terhadap gangguan elektronik dan menawarkan kecepatan tinggi hingga 10 Gbps dengan jangkauan hingga 70 km. Terminal ini tidak memerlukan lisensi spektrum radio, memudahkan deployment cepat dan aman bagi operasi militer.
Perusahaan ini memperkirakan pendapatan akan tumbuh rendah satu digit dan EBITDA yang hampir stabil pada tahun fiskal 2026. Viasat saat ini mendapat peringkat Zacks #3 (Hold) dan telah mencatat kenaikan saham yang signifikan selama setahun terakhir, menandakan optimisme pasar terhadap teknologinya di sektor pertahanan dan keamanan siber.
Analisis Ahli
Dr. Michael O’Hanlon (Senior Fellow di Brookings Institution, ahli pertahanan)
Pengembangan teknologi komunikasi mobile dan tahan gangguan seperti yang dilakukan Viasat sangat krusial dalam meningkatkan kesiapan tempur pasukan Amerika Serikat serta dalam menjaga keunggulan teknologi militer mereka di era persaingan global yang ketat.