Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Luncurkan DGX Spark: Superkomputer AI Kecil untuk Meja Kerja

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
14 Okt 2025
84 dibaca
2 menit
Nvidia Luncurkan DGX Spark: Superkomputer AI Kecil untuk Meja Kerja

Rangkuman 15 Detik

DGX Spark menghadirkan teknologi superkomputer AI yang dapat diakses di desktop.
Nvidia berupaya mendemokratisasi akses terhadap AI untuk peneliti dan ilmuwan data.
Ada peluang bagi perusahaan lain untuk membuat versi serupa dari DGX Spark.
Nvidia akan mulai menjual DGX Spark, sebuah 'personal AI supercomputer' yang memiliki performa tinggi namun cukup kecil untuk diletakkan di meja kerja. Mesin ini dirancang untuk membantu para data scientist, peneliti AI, dan pelajar mengembangkan model AI yang kompleks tanpa harus bergantung pada pusat data yang besar dan mahal. DGX Spark mulai bisa dipesan pada hari Rabu melalui situs resmi Nvidia dan partner resmi di Amerika Serikat. Harga unit ini diperkirakan sekitar 3,000 dolar AS, menjadikannya solusi terjangkau dibandingkan superkomputer tradisional. Nvidia juga mengizinkan pihak ketiga seperti Asus, Dell, dan HP untuk membuat versi mereka sendiri dari Spark. Perangkat ini dibekali dengan Grace Blackwell Superchip, RAM unified 128GB, dan penyimpanan sampai 4TB berbasis NVMe SSD. Dengan performa AI mencapai satu petaflop, Spark mampu mengelola model AI besar dengan parameter hingga 200 miliar, yang biasanya membutuhkan pusat data mahal dan besar. Ukuran DGX Spark sangat ringkas, bisa diletakkan di meja kerja dan menggunakan sumber daya listrik standar, sehingga membuatnya disebut sebagai 'superkomputer AI terkecil di dunia.' Hal ini membuka peluang bagi pengguna individual untuk mendapatkan akses teknologi AI mutakhir secara mudah dan cepat. Selain Spark, Nvidia juga punya model yang lebih besar bernama Station, meskipun belum ada informasi kapan model ini akan dijual ke publik. Kehadiran Spark dan versi varian dari pihak ketiga diprediksi akan mendorong revolusi di bidang riset dan pengembangan AI di masa depan.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Pengurangan hambatan akses ke teknologi AI superkomputer seperti ini akan mempercepat adopsi AI di berbagai bidang, mulai dari pendidikan sampai industri.
Fei-Fei Li
Memiliki AI superkomputer di meja kerja individual akan membuka peluang baru bagi peneliti dan pelajar untuk bereksperimen dan menghasilkan terobosan baru tanpa ketergantungan pada sumber daya besar.