Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Parlemen Eropa Pangkas Aturan Keberlanjutan untuk Lindungi Bisnis Besar

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
13 Okt 2025
203 dibaca
2 menit
Parlemen Eropa Pangkas Aturan Keberlanjutan untuk Lindungi Bisnis Besar

Rangkuman 15 Detik

Pemangkasan cakupan direktif keberlanjutan dapat mempengaruhi data yang tersedia untuk perusahaan.
Ada tekanan dari negara-negara anggota besar Uni Eropa untuk mengurangi regulasi keberlanjutan.
Organisasi non-pemerintah mengingatkan bahwa pengurangan regulasi dapat mengurangi daya saing Eropa di sektor keberlanjutan.
Uni Eropa sedang mengubah aturan penting terkait pelaporan dan tanggung jawab keberlanjutan perusahaan besar, yang dikenal sebagai CSRD dan CSDDD. Awalnya, aturan ini akan berlaku untuk perusahaan dengan sedikitnya 250 karyawan, namun setelah tekanan dari negara-negara besar dan kelompok bisnis, ambang batas tersebut dinaikkan secara signifikan. CSRD kini hanya akan berlaku untuk perusahaan yang memiliki paling sedikit 1.000 karyawan dan pendapatan tahunan sebesar 450 juta euro, sedangkan CSDDD dibatasi untuk perusahaan dengan setidaknya 5.000 karyawan dan pendapatan 1,5 miliar euro. Hal ini diharapkan mengurangi beban regulasi bagi perusahaan sedang dan kecil. Negara besar seperti Jerman, Prancis, serta Amerika Serikat telah mengajukan kritik dan protes karena aturan ini dianggap dapat menurunkan daya saing perusahaan di pasar global. Beberapa CEO bahkan meminta agar CSDDD dihapuskan karena dampaknya terhadap bisnis mereka. Meskipun ada pengurangan ini, perusahaan yang masuk dalam cakupan tetap diwajibkan untuk membuat rencana transisi yang sejalan dengan hukum iklim Uni Eropa dan Perjanjian Paris. Namun, beberapa kelompok advokasi menilai bahwa pemangkasan aturan ini akan membuat akses data penting terkait lingkungan menjadi lebih sulit. Saat ini, proposal ini akan dibahas dan diputuskan oleh Parlemen Eropa secara penuh sebelum akhirnya dinegosiasikan dengan semua negara anggota Uni Eropa. Keputusan akhir akan menentukan bagaimana Uni Eropa mengatur bisnis besar dalam hal keberlanjutan di masa depan.

Analisis Ahli

Susanna Arus
Pembatasan ini mengurangi akses data penting yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi bersih dan mempercepat tujuan strategis Uni Eropa di bidang efisiensi energi dan otonomi sumber daya.