Pasar Cryptocurrency Tertekan Setelah Tarif Trump Bikin Investor Panik
Finansial
Mata Uang Kripto
12 Okt 2025
131 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar cryptocurrency sangat dipengaruhi oleh keputusan politik dan kebijakan ekonomi.
Likuidasi besar-besaran di antara trader menunjukkan risiko tinggi yang ada di pasar saat ini.
Perubahan harga Bitcoin dan Ethereum mencerminkan kondisi pasar yang tidak stabil dan ketidakpastian global.
Pasar cryptocurrency mengalami penurunan signifikan selama dua hari terakhir karena kebijakan tarif 100% Presiden Donald Trump terhadap China dan pembatasan ekspor software dari Amerika Serikat. Hal ini memicu ketidakpastian geopolitik yang memperberat risiko investasi di pasar kripto.
Total nilai pasar cryptocurrency jatuh dari 4 triliun dolar AS menjadi 3,7 triliun dolar AS, sementara volume perdagangan saat ini berada sekitar 250,02 miliar dolar AS. Bitcoin dan Ethereum sebagai dua aset kripto utama juga mencatat penurunan harga cukup besar dalam seminggu terakhir.
Menurut data dari Coinglass, lebih dari 19 miliar dolar AS posisi trading kripto telah hilang dengan lebih dari 1,6 juta trader mengalami likuidasi, bahkan sekitar 7 miliar dolar AS di antaranya hilang hanya dalam satu jam perdagangan pada hari Jumat.
Analis pasar mengatakan penurunan ini disebabkan oleh kombinasi guncangan makroekonomi dan leverage ekstrem yang digunakan oleh trader. Terjadi penurunan minat terhadap risiko di pasar dengan open interest jatuh sebesar 18%, menggambarkan sikap investor yang lebih berhati-hati.
Para ahli mengkhawatirkan potensi efek domino atau kontaminasi yang lebih luas di pasar akibat eksposur counterparty yang besar. Jika gejolak ini berlanjut, pasar cryptocurrency bisa menghadapi masa sulit yang membutuhkan strategi pengelolaan risiko yang lebih baik.
Analisis Ahli
Brian Strugats
Perhatian kini beralih pada eksposur counterparty dan potensi pencetus kontaminasi pasar yang lebih luas, menandakan risiko sistemik akibat leverage berlebih.