Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

XRP Pulih Setelah Turun 41% Karena Dampak Tarif Baru Trump

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
11 Okt 2025
1240 dibaca
2 menit
XRP Pulih Setelah Turun 41% Karena Dampak Tarif Baru Trump

TLDR

XRP mengalami volatilitas tinggi akibat pengumuman tarif baru yang menyebabkan likuidasi besar-besaran.
Investor institusi mulai mengakumulasi XRP setelah penurunan harga, menunjukkan minat yang berkelanjutan.
Analisis teknis menunjukkan potensi pemulihan harga XRP jika bertahan di atas level dukungan tertentu.
Pada hari Jumat, XRP mengalami volatilitas ekstrim, dimulai dengan penurunan harga dari $2,77 ke $1,64 dalam waktu sekitar 23 jam yang menandai penurunan intraday sebesar 41%. Penurunan ini dipicu oleh pengumuman baru dari Presiden Trump mengenai tarif 100% yang menyebabkan kepanikan dan likuidasi besar dalam kontrak futures XRP.Akibat dari tekanan jual secara besar-besaran, likuidasi kontrak futures XRP mencapai lebih dari $150 juta. Volume perdagangan melonjak hingga 817 juta token, yang hampir tiga kali lipat rata-rata harian sebelumnya, memperlihatkan tingginya tingkat aktivitas pasca-kepanikan tersebut.Namun, terjadi pemulihan harga ketika para investor institusional mulai mengakumulasi XRP pada kisaran harga antara $2,34 hingga $2,45. Langkah ini menciptakan dasar baru yang lebih kuat untuk harga XRP dan mengurangi tekanan penjualan lebih lanjut.Di sisi teknikal, level dukungan utama saat ini berada pada angka $1,64 sebagai titik terendah setelah kepanikan, dan zona $2,40-$2,45 sebagai area akumulasi. Level resistensi terdekat terletak pada $3,05 yang jika berhasil ditembus bisa membuka peluang kenaikan harga yang signifikan menuju kisaran $3,65 sampai $4,00.Para analis menyoroti bahwa rebound ini didorong oleh kalibrasi ulang dari investor institusional, bukan hanya oleh volatilitas yang digerakkan oleh trader ritel. Ke depan, mereka akan memantau apakah zona dukungan $2,47 dapat bertahan selama sesi perdagangan Asia dan memperhatikan sentimen pasar serta data aliran dana ETF yang baru saja diluncurkan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.