Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Flash Crash AAVE 64%: Ujian Terberat Protokol Pinjaman DeFi Terbesar

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
11 Okt 2025
295 dibaca
2 menit
Flash Crash AAVE 64%: Ujian Terberat Protokol Pinjaman DeFi Terbesar

Rangkuman 15 Detik

AAVE mengalami penurunan harga yang dramatis namun mampu pulih dengan cepat.
Aave berhasil melakukan likuidasi besar-besaran tanpa intervensi manusia.
Peristiwa ini menunjukkan ketahanan dan kematangan pasar DeFi.
Token AAVE, yang digunakan dalam protokol pinjaman terdesentralisasi terbesar bernama Aave, mengalami pergerakan harga yang sangat volatile pada hari Jumat. Harga token ini sempat turun drastis hingga 64%, dari sekitar 270 dolar AS ke level terendah 100 dolar AS yang menjadi harga terendah dalam 14 bulan terakhir. Setelah penurunan tajam, harga AAVE memperlihatkan pemulihan yang sangat cepat dengan kenaikan sekitar 140% dari titik terendahnya, sampai mendekati angka 240 dolar AS. Walaupun pulih, harga masih mengalami penurunan sekitar 10% dalam 24 jam terakhir. Pendiri Aave, Stani Kulechov, menyebut kejadian hari Jumat sebagai uji stres terbesar bagi protokol dan infrastruktur pinjaman dengan nilai 75 miliar dolar AS. Sistem protokol berhasil melakukan likuidasi otomatis sebesar 180 juta dolar AS dalam satu jam tanpa bantuan manusia. Volume perdagangan AAVE pada periode tersebut meningkat drastis hingga mencapai 570.838 unit, jauh lebih besar dibandingkan volume rata-rata harian yang biasanya sekitar 175.000 unit. Harga token saat ini berada di zona konsolidasi dengan kisaran harga sempit antara 237,71 sampai 242,80 dolar AS. Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana pasar DeFi, khususnya platform pinjaman terdesentralisasi seperti Aave, mulai menunjukkan kematangan dan ketahanan terhadap guncangan pasar yang ekstrem, menegaskan keandalannya di dunia crypto yang sangat dinamis dan penuh risiko.

Analisis Ahli

Stani Kulechov
Kejadian ini adalah ujian stres terbesar bagi protokol kami, dan Aave berhasil membuktikan ketahanan sistem serta infrastruktur pinjaman terdesentralisasi senilai 75 miliar dolar AS tanpa ada kendala operasi.