Mengapa Shiba Inu Sulit Mencapai Harga Rp 16.70 miliar ($1 M) eski Secara Matematis Mungkin
Finansial
Mata Uang Kripto
11 Okt 2025
201 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Shiba Inu menghadapi tantangan besar dalam menemukan utilitas dan menarik investor.
Proses 'burning' token dapat meningkatkan harga per token, tetapi tidak menciptakan nilai baru.
Kapitalisasi pasar Shiba Inu yang diperlukan untuk mencapai harga $1 tidak realistis dalam keadaan saat ini.
Shiba Inu adalah salah satu cryptocurrency meme yang sempat mengalami kenaikan luar biasa pada tahun 2021, dengan nilai naik hingga lebih dari 45 juta persen. Namun, sejak puncaknya di tahun 2021, harga Shiba Inu turun drastis dan kini berada jauh di bawah level puncak tersebut.
Salah satu masalah utama Shiba Inu adalah suplai koinnya yang sangat besar, yaitu sekitar 589,5 triliun token. Pasokan sebesar ini membuat setiap token dihargai sangat murah, saat ini sekitar Rp 200.40 ribu ($0,000012) per token, sehingga membuatnya sulit untuk naik ke harga yang jauh lebih tinggi tanpa pengurangan suplai yang besar.
Secara teoritis, jika pasokan Shiba Inu bisa dipangkas hingga hanya tersisa sekitar 7 miliar token, maka harga bisa naik hingga Rp 16.70 ribu ($1) per token tanpa mengubah nilai keseluruhan pasar. Namun, kecepatan pembakaran token sangat lambat sehingga diperlukan jutaan tahun untuk mencapai pengurangan tersebut dari pasokan saat ini.
Selain masalah suplai, Shiba Inu juga belum memiliki kegunaan yang luas di dunia nyata. Hanya sedikit bisnis yang menerima pembayaran dengan Shiba Inu, sehingga fungsinya sebagai alat transaksi masih sangat terbatas dan membuatnya lebih berperan sebagai aset spekulatif daripada aset yang digunakan secara nyata.
Akibat dari faktor-faktor ini, peluang Shiba Inu untuk mencapai harga Rp 16.70 ribu ($1) dalam waktu dekat sangat kecil. Tanpa adopsi yang lebih luas dan pengurangan suplai yang lebih cepat, kenaikan harga signifikan sulit diraih dan investor harus sangat berhati-hati dengan spekulasi yang berlebihan.
Analisis Ahli
Anthony Di Pizio
Shiba Inu tidak direkomendasikan sebagai investasi karena kurangnya use case dan ketidakseimbangan rasio antara harga dan pasokan yang mustahil mencapai nilai $1 tanpa penyesuaian ekstrem.