Benarkah Investasi Dana Blockchain Lebih Untung dan Murah? Waspada Biaya Tersembunyi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
10 Okt 2025
26 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor harus waspada terhadap produk investasi berbasis blockchain yang mungkin tidak menawarkan manfaat yang nyata.
Struktur biaya produk adalah indikator penting untuk menilai apakah produk tersebut benar-benar lebih efisien.
Integrasi data dan peringkat dari lembaga terpercaya dapat membantu meningkatkan kepercayaan dalam produk berbasis blockchain.
Dana investasi berbasis blockchain tengah mengalami pertumbuhan pesat dengan aset yang hampir tiga kali lipat dalam satu tahun terakhir, dari 11,1 miliar dolar AS menjadi hampir 30 miliar dolar AS. Perusahaan besar seperti VanEck, Fidelity, BNP Paribas, dan Apollo kini semakin aktif meluncurkan produk investasi on-chain, membuktikan tren blockchain semakin diterima di pasar modal.
Meski teknologi blockchain berjanji dapat memangkas biaya, mempercepat proses, dan meningkatkan transparansi, sejarah pasar finansial mengajarkan agar investor waspada, karena produk baru seringkali justru membawa risiko tersembunyi seperti biaya tinggi dan kurangnya transparansi yang membebani investor layaknya gelembung spekulatif terdahulu.
Sebagai contoh, dana tokenized milik BlackRock justru membebankan biaya manajemen 0,20 hingga 0,50 persen, jauh lebih mahal dibandingkan versi tradisionalnya yang hanya 0,12 persen. Ini menandakan tidak semua produk blockchain benar-benar menawarkan penghematan, melainkan hanya rebranding produk lama dengan harga lebih mahal.
Investor disarankan untuk memeriksa struktur produk secara seksama – apakah aset memang native on-chain yang akan mengurangi biaya operasional, atau sekadar tokenisasi dari aset tradisional yang mempertahankan proses dan biaya lama. Keterbukaan dari penerbit produk terhadap rincian biaya dan hak pemegang saham perlu menjadi perhatian utama.
Inovasi sejati harus mampu memadukan teknologi baru dengan standar industri yang sudah terpercaya, seperti contoh Moody’s yang mengintegrasikan rating kredit pada produk tokenized. Regulator dan pelaku pasar harus bersama-sama memastikan bahwa modernisasi pasar finansial melalui blockchain tidak mengorbankan perlindungan investor.
Analisis Ahli
Stephen Diehl
Membandingkan biaya manajemen dana tokenized dengan versi non-tokenized dan menyoroti betapa mahalnya biaya yang dibebankan pada produk tokenized tanpa nilai tambah nyata.