Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

10 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Dunia yang Sudah Operasi 2025

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
10 Okt 2025
271 dibaca
2 menit
10 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Dunia yang Sudah Operasi 2025

Rangkuman 15 Detik

Pembangkit listrik tenaga surya semakin mendominasi produksi energi bersih di seluruh dunia.
Proyek-proyek besar seperti Khavda dan Gonghe Talatan terus berkembang dan berpotensi mengubah lanskap energi global.
Kapasitas dan keberagaman lokasi menjadi faktor kunci dalam upaya menuju energi terbarukan yang lebih efisien.
Energi surya telah berkembang pesat dari sekedar impian menjadi sumber energi utama yang mampu menyuplai listrik bagi jutaan rumah dan daerah di seluruh dunia. Pada tahun 2025, terdapat sejumlah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) besar yang benar-benar beroperasi dan sudah memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. China adalah pemimpin dunia dengan Gonghe Talatan Solar Park berkapasitas 15.600 MW yang masih terus bertambah. Proyek Midong di Xinjiang juga menjadi pembangkit tunggal terbesar di dunia dengan kapasitas 3.500 MW yang aktif sejak 2024. Infrastruktur surya di China menunjukkan kemajuan pesat dalam memenuhi target pengurangan emisi karbon negara ini. India juga memiliki beberapa taman surya sangat besar, termasuk Bhadla Solar Park yang berkapasitas 2.245 MW, serta Pavagada dan NP Kunta dengan kapasitas masing-masing 2.050 MW dan 1.500 MW. Semua proyek ini membuktikan kemajuan India dalam mendukung energi bersih, terutama di wilayah gurun dan lahan kosong yang luas. Uni Emirat Arab turut meramaikan daftar dengan Al Dhafra Solar PV Plant senilai 2.000 MW sebagai pembangkit surya dengan satu lokasi terbaik di dunia yang memanfaatkan teknologi panel bifacial dan robot pembersih. Mesir juga masuk dalam daftar dengan Benban Solar Park yang kapasitasnya mencapai 1.650 MW dan menjadi yang terbesar di Afrika. Ke depan, proyek-proyek raksasa seperti Khavda Hybrid Renewable Energy Park di India yang direncanakan mencapai kapasitas total 30 GW akan mengubah lanskap energi terbarukan global dan membawa revolusi baru. Banyak pembangkit yang saat ini sudah beroperasi juga akan dikembangkan lagi sehingga daftar teratas mungkin segera berubah drastis dalam beberapa tahun.

Analisis Ahli

Dr. Rina Susanti (Ahli Energi Terbarukan)
Ekspansi pembangkit listrik tenaga surya skala besar ini adalah tonggak penting yang menandai bahwa energi terbarukan bukan lagi masa depan, melainkan kebutuhan mendesak dan sudah menjadi kenyataan.
Prof. Budi Santoso (Profesor Teknik Energi)
Meski kapasitas besar sudah tercapai, tantangan terbesarnya adalah integrasi dan kestabilan jaringan listrik agar energi surya bisa memenuhi permintaan tanpa gangguan.