TLDR
Gaji di industri kripto mengalami penurunan meskipun ada kenaikan harga Bitcoin. Perusahaan kripto lebih fokus pada struktur dan disiplin biaya dibandingkan dengan pertumbuhan cepat. Eropa dan Asia menjadi pusat pengembangan kripto yang semakin penting. Industri cryptocurrency mengalami penurunan gaji yang luas di hampir semua posisi dan wilayah walaupun harga Bitcoin mencetak rekor tertinggi pada tahun ini. Penurunan ini disebabkan oleh perusahaan crypto yang mulai menerapkan disiplin biaya serta normalisasi pembayaran setelah beberapa tahun ekspansi cepat.Laporan dari Dragonfly, sebuah firma modal ventura, menunjukkan bahwa baik gaji tunai maupun insentif token mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini paling terasa di posisi entry-level, sedangkan level eksekutif justru mengalami peningkatan kompensasi menciptakan pola kompensasi yang tidak merata.Negara-negara di Eropa Barat seperti Inggris, Jerman, dan Prancis tetap menjadi pusat aktivitas utama berkat regulasi yang jelas dan infrastruktur keuangan yang matang. Sementara itu, kehadiran perusahaan crypto di Asia meningkat tajam, dari 20% menjadi lebih dari 40%.Perusahaan crypto juga menunjukkan kecenderungan bekerja secara remote dengan lebih dari 54% perusahaan menerapkan sistem kerja penuh jarak jauh. Ini berbeda jauh dengan hanya 2% yang menerapkan kerja di kantor penuh waktu.Melambatnya perekrutan serta turunnya kompensasi juga berdampak pada proses rekrutmen yang kini lebih panjang dengan rata-rata 3,8 minggu dan empat tahap wawancara per posisi. Sebagian besar penolakan tawaran pekerjaan dikarenakan gaji yang dianggap kurang menarik oleh kandidat.