AI summary
Teknologi kombinasi frekuensi dapat merevolusi cara data ditransmisikan dalam pusat data. Pengembangan chip yang efisien dapat mengurangi kebutuhan akan sistem laser yang besar dan mahal. Inovasi ini sangat relevan untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan data yang dihasilkan oleh sistem AI. Kebutuhan akan sistem data yang lebih cepat terus meningkat seiring dengan berkembangnya kecerdasan buatan. Namun, jaringan serat optik yang ada saat ini masih banyak memakai laser dengan satu panjang gelombang, yang membatasi kapasitas data yang bisa dikirim melalui satu serat.Para peneliti di Columbia University, dipimpin oleh Michal Lipson, berhasil menciptakan chip kecil yang bisa menghasilkan frekuensi comb. Ini adalah jenis cahaya yang terdiri dari puluhan warna (panjang gelombang) yang teratur dan bisa membawa banyak aliran data sekaligus.Mulanya, tim ini tidak sengaja menemukan fenomena frekuensi comb saat menguji laser kuat untuk LiDAR. Laser yang digunakan awalnya sering menghasilkan cahaya yang tidak stabil, tapi dengan mekanisme penguncian, cahaya tersebut jadi lebih bersih dan stabil, menghasilkan sinar dengan koherensi tinggi.Dengan teknologi ini, perangkat laser besar dan mahal bisa digantikan oleh chip kecil yang efisien dan hemat ruang. Ini membuka peluang besar untuk mempercepat transfer data di pusat data dan aplikasi lain seperti spektrometer, komputer kuantum, dan LiDAR.Teknologi ini sangat penting bagi masa depan pusat data yang perlu mengirim banyak data sekaligus dengan cepat dan hemat energi. Ini juga menjadi langkah besar dalam mengintegrasikan teknologi fotonik canggih ke perangkat nyata yang digunakan sehari-hari.
Ini adalah terobosan besar yang menunjukkan bagaimana ilmu fotonik dapat merevolusi cara kita mengirim data melalui serat optik dengan meningkatkan kapasitas tanpa perlu mengganti seluruh infrastruktur. Jika dikembangkan lebih lanjut, chip ini bisa menjadi dasar bagi sistem komputasi dan komunikasi masa depan yang jauh lebih hemat energi dan biaya.