Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Reflection AI Kumpulkan Dana Rp 33.40 triliun ($2 Miliar) , Tantang OpenAI dengan AI Open Source

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TechCrunch TechCrunch
10 Okt 2025
172 dibaca
2 menit
Reflection AI Kumpulkan Dana Rp 33.40 triliun ($2 Miliar) , Tantang OpenAI dengan AI Open Source

Rangkuman 15 Detik

Reflection AI berusaha menghadirkan model AI terbuka untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan AI besar.
Startup ini memiliki pendiri dengan latar belakang yang kuat dalam pengembangan AI canggih.
Investor besar mendukung visi Reflection AI untuk mengembangkan model AI yang lebih dapat diakses.
Reflection AI adalah perusahaan startup AI yang didirikan pada Maret 2024 oleh dua mantan peneliti DeepMind, Misha Laskin dan Ioannis Antonoglou. Mereka ingin menciptakan alternatif terbuka untuk lab-lab AI besar seperti OpenAI dan Anthropic serta perusahaan AI Cina. Dalam tujuh bulan, nilai perusahaan mereka melonjak drastis menjadi Rp 133.60 triliun ($8 miliar) setelah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 33.40 triliun ($2 miliar) . Perusahaan ini mengembangkan teknologi AI menggunakan arsitektur Mixture-of-Experts yang biasanya hanya bisa dibuat oleh laboratorium AI besar dan tertutup. Mereka telah membangun sistem pelatihan AI yang canggih dan berjanji akan membuka akses model AI mereka untuk publik, meskipun dataset dan sistem pelatihan masih rahasia perusahaan. Model AI pertama Reflection AI akan diluncurkan tahun depan, fokus pada kemampuan mengolah teks dengan rancangan untuk menambah kemampuan multimodal. Startup ini juga telah merekrut ahli top dari DeepMind dan OpenAI untuk memperkuat tim mereka yang berjumlah sekitar 60 orang, kebanyakan adalah peneliti dan insinyur AI. Strategi bisnis mereka berfokus pada menyediakan model AI yang dapat digunakan secara bebas oleh peneliti dan pengembang, namun mencari pendapatan dari perusahaan besar dan pemerintah yang ingin mengendalikan sendiri sistem AI mereka. Model ini memungkinkan pengguna utama menghemat biaya dan menyesuaikan AI sesuai kebutuhan khusus mereka. Para investor besar termasuk Nvidia, Eric Yuan, dan Sequoia ikut mendukung Reflection AI, menunjukkan kepercayaan kuat terhadap visi mereka untuk membangun AI frontier yang terbuka dan berdaulat. Pendiri dan pakar di bidang ini melihat upaya Reflection AI sebagai langkah penting agar Barat tidak kalah dalam persaingan teknologi AI global.

Analisis Ahli

David Sacks
Mendorong bahwa keberadaan lebih banyak model AI open source dari Amerika akan memberikan opsi lebih murah dan dapat disesuaikan secara luas, yang sangat penting untuk persaingan global.
Clem Delangue
Mengapresiasi pendanaan besar ini sebagai kabar baik bagi ekosistem open source AI Amerika, tetapi menekankan pentingnya berbagi model dan dataset secara cepat dan terbuka.