Toyota dan Sumitomo Siap Luncurkan Baterai Solid-State untuk EV 2027
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
09 Okt 2025
296 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Toyota dan Sumitomo Metal Mining berkolaborasi untuk mengembangkan baterai padat yang lebih aman dan efisien.
Baterai padat berpotensi mengubah industri kendaraan listrik dengan jangkauan yang lebih panjang dan waktu pengisian yang lebih singkat.
Investasi Jepang dalam produksi baterai lokal bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain, seperti China dan Korea Selatan.
Toyota Motor Corporation mengumumkan kemajuan penting dalam pengembangan baterai all-solid-state, yang dianggap sebagai terobosan besar bagi kendaraan listrik (EV). Baterai ini menggantikan elektrolit cair berbahaya dengan elektrolit padat, meningkatkan keamanan dan efektivitas energi.
Toyota bekerjasama dengan Sumitomo Metal Mining Co. dalam pengembangan material katoda tahan lama yang memungkinkan baterai solid-state bekerja lebih baik dibandingkan baterai lithium-ion biasa. Mereka berencana mulai memproduksi massal material ini pada tahun fiskal 2028 di Jepang.
Baterai solid-state menjanjikan ukuran baterai yang lebih kecil, output daya lebih tinggi, umur lebih panjang, serta waktu pengisian yang lebih cepat. Hal ini akan meningkatkan jarak tempuh dan performa kendaraan listrik secara signifikan.
Selain itu, Toyota juga bekerja sama dengan Idemitsu Kosan yang mengembangkan lithium sulfida sebagai bahan baku utama baterai. Ada rencana pabrik besar yang mampu memproduksi 1.000 ton lithium sulfida per tahun, dijadwalkan siap pada 2027.
Inisiatif ini juga merupakan bagian dari strategi Jepang untuk mengamankan rantai suplai baterai domestik serta mengurangi ketergantungan pada China dan Korea Selatan, dengan investasi sebesar 7 miliar dolar AS. Meski menghadapi tantangan produksi dan biaya, kemajuan ini menunjukkan momentum positif menuju komersialisasi baterai solid-state.
Analisis Ahli
Dr. Hiroshi Tanaka (Ahli Material Baterai, Universitas Tokyo)
Perkembangan material katoda yang tahan lama sangat krusial dalam meningkatkan umur dan performa baterai solid-state, dan kolaborasi Toyota-Sumitomo menunjukkan pendekatan yang tepat untuk masalah ini.Prof. Kenji Watanabe (Spesialis EV dan Energi Terbarukan)
Meski secara teknologi baterai solid-state menjanjikan, pengaplikasian massal membutuhkan integrasi rantai pasokan yang matang dan pengurangan biaya manufaktur yang signifikan.

