Bitcoin Diprediksi Bisa Tembus 130.000 Dolar Sebelum 2026, Apa Penyebabnya?
Finansial
Mata Uang Kripto
09 Okt 2025
46 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin menunjukkan potensi untuk mencapai harga baru di tengah arus masuk kapital yang kuat.
Kelemahan dolar AS dan inflasi dapat meningkatkan minat terhadap aset dengan pasokan terbatas seperti Bitcoin.
Investasi dalam Bitcoin dapat dilakukan secara bertahap melalui dollar-cost averaging untuk memitigasi risiko harga.
Bitcoin kembali mencetak rekor tertinggi baru dengan harga yang melewati 126.000 dolar pada awal Oktober 2024. Kenaikan ini didorong oleh aliran modal yang kuat dan minat investor yang semakin besar terutama dari produk ETF Bitcoin yang makin populer di kalangan institusi keuangan.
Setelah halving Bitcoin pada April 2024, suplai harian Bitcoin menyusut menjadi hanya sekitar 450 koin per hari, menambah kelangkaan dan memicu persaingan di antara pembeli di pasar. Maksimal suplai Bitcoin adalah 21 juta koin, dan mayoritas sudah beredar, sehingga penawaran baru sangat terbatas.
Faktor makroekonomi seperti inflasi yang terus meningkat dan pelemahan nilai dolar AS membuat investor mencari aset yang punya pasokan terbatas dan tahan terhadap inflasi seperti Bitcoin dan emas. ETF kripto global mencatat pemasukan rekor hampir 6 miliar dolar dalam satu minggu, menandakan makin banyak dana yang mengalir ke aset ini.
The Motley Fool menyebut bahwa meskipun potensi Bitcoin sangat besar, ada rekomendasi investasi di saham yang dipercaya bisa memberikan hasil lebih optimal dalam jangka panjang. Mereka mengingatkan bahwa diversifikasi portofolio tetap penting agar risiko bisa terkelola dengan baik.
Secara keseluruhan, dengan tren permintaan yang kuat dan kelangkaan Bitcoin akibat halving, harga diprediksi bisa melampaui 130.000 dolar sebelum 2026. Bagi investor disarankan melakukan dollar-cost averaging untuk mengurangi risiko dan memberikan waktu pada tren kelangkaan serta adopsi institusional untuk berkembang.
Analisis Ahli
Alex Carchidi
Posisinya di Bitcoin menunjukkan kepercayaan terhadap potensi jangka panjang Bitcoin, dengan fokus pada dinamika pasokan dan permintaan yang kuat serta dukungan institusional yang berkembang.