Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

North Dakota Luncurkan Stablecoin Resmi Pertama di Amerika Serikat

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (5mo ago) banking-and-financial-services (5mo ago)
09 Okt 2025
68 dibaca
2 menit
North Dakota Luncurkan Stablecoin Resmi Pertama di Amerika Serikat

Rangkuman 15 Detik

Roughrider Coin adalah stabilcoin pertama yang didukung negara di AS, menunjukkan inovasi dalam sistem keuangan.
Kolaborasi antara Bank of North Dakota dan Fiserv menunjukkan pentingnya teknologi blockchain dalam transaksi keuangan.
Peluncuran Roughrider Coin diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pembayaran dan adopsi oleh pedagang di North Dakota.
Bank of North Dakota bekerja sama dengan perusahaan teknologi finansial besar, Fiserv, untuk meluncurkan Roughrider Coin, stablecoin pertama di AS yang didukung secara resmi oleh negara bagian. Stablecoin ini didukung penuh oleh dolar AS dan akan diluncurkan pada tahun 2026 untuk digunakan oleh bank dan kredit union di North Dakota. Tujuan utama Roughrider Coin adalah untuk membuat transaksi antarbank menjadi lebih cepat dan efisien, serta memudahkan pembayaran global dan penggunaan oleh pedagang. Hal ini juga menjadi cara untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih aman dan modern di tingkat negara bagian. Menurut Gubernur North Dakota, Kelly Armstrong, peluncuran stablecoin ini merupakan langkah terdepan dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih aman dan efisien untuk warga North Dakota. Fiserv, yang mengelola miliaran transaksi setiap tahun, akan menyediakan teknologi blockchain yang mendasari stablecoin ini. Pasar stablecoin global kini telah melewati nilai 313 miliar dolar AS dan terus tumbuh dengan pesat. Regulasi yang lebih jelas di Amerika Serikat dianggap sebagai salah satu faktor utama yang mendorong perusahaan dan institusi keuangan global untuk mengadopsi stablecoin. Selain Roughrider Coin, ada juga perkembangan stablecoin dari pemain besar seperti Tether dan Circle, serta kolaborasi antar bank-bank Eropa dalam menciptakan stablecoin berbasis euro. Hal ini menunjukkan bahwa stablecoin semakin penting dalam ekosistem keuangan global ke depannya.

Analisis Ahli

Chris Brummer (Profesor Hukum Keuangan)
Inisiatif ini menandai era baru di mana stablecoin dapat menggunakan dukungan pemerintah untuk menambah kepercayaan dan stabilitas, namun harus tetap diawasi ketat agar tidak menimbulkan risiko sistemik.
Neha Narula (Direktur Digital Currency Initiative MIT)
Stablecoin negara bagian akan mempercepat integrasi teknologi blockchain ke dalam infrastruktur keuangan tradisional, namun tantangannya adalah memastikan interoperabilitas dan keamanan jangka panjang.