Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hyperliquid di Ambang Perubahan Harga: Akankah Meroket atau Turun Lagi?

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
09 Okt 2025
88 dibaca
2 menit
Hyperliquid di Ambang Perubahan Harga: Akankah Meroket atau Turun Lagi?

Rangkuman 15 Detik

Hyperliquid menunjukkan performa yang baik meskipun baru diluncurkan.
Kompetisi di ruang DeFi semakin ketat, terutama dengan kehadiran Aster.
Analisis teknikal memberikan wawasan penting tentang potensi pergerakan harga HYPE di masa depan.
Harga Hyperliquid (HYPE) belakangan ini stagnan dan kurang mendapat perhatian di media sosial dan platform berita. Ada kekhawatiran di kalangan investor mengenai apakah harga ini sudah mencapai puncak atau sebenarnya sedang dalam fase akumulasi untuk kenaikan berikutnya, terutama dengan adanya persaingan ketat dari proyek Aster. Dilihat dari grafik weekly, HYPE masih relatif baru tetapi menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan pendapatan mingguan sekitar 10 juta sampai 20 juta dolar AS. Meskipun demikian, terdapat level support kuat di sekitar 30 sampai 32 dolar AS yang perlu diwaspadai, serta indikator RSI yang menunjukkan tanda-tanda bearish tersembunyi. Pada grafik harian, harga saat ini berdekatan dengan rata-rata bergerak 100 (MA100) dan baru saja turun di bawah MA50, namun susunan moving averages masih berpotensi bullish. Harga masih adaptif pada level support menaik, menandakan ada peluang kelanjutan tren naik jika support tersebut bertahan. Sementara itu, pada timeframe 4 jam, terdapat beberapa sinyal bullish seperti dua candle engulfing yang kuat setelah harga memantul dari support. Pergerakan harga membentuk pola higher highs dan higher lows, memberi harapan bagi para pembeli untuk menguasai pasar kembali. Kesimpulannya, agar harga Hyperliquid kembali naik, investor perlu mengamati apakah level resistance di kisaran 57 sampai 59 dolar AS dapat ditembus dan support di sekitar 40 dolar AS dapat dipertahankan. Jika ini terjadi, potensi akumulasi dan kenaikan harga bisa terjadi dalam jangka pendek hingga menengah.

Analisis Ahli

Arthur
Menganalisis pola ascending channel dan broadening wedge, Arthur menilai ada potensi kenaikan harga jika batas atas dapat ditembus, namun tetap waspada terhadap risiko distribusi.