Vertiv vs HPE: Siapa Pemenang Potensi Pertumbuhan Infrastruktur Data Center?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
08 Okt 2025
73 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Vertiv memiliki portofolio produk yang luas dan mengalami pertumbuhan pesat dalam pesanan.
Hewlett Packard Enterprise menghadapi tantangan di tengah ketidakpastian makroekonomi.
Kerja sama dengan NVIDIA dan akuisisi Waylay NV meningkatkan kapasitas Vertiv dalam menyediakan solusi cerdas untuk data center.
Pasar infrastruktur data center sedang mengalami pertumbuhan signifikan dengan nilai pasar sekitar 3,06 miliar dolar AS pada 2024 dan diperkirakan tumbuh dengan CAGR 17,3% hingga 2030. Vertiv dan Hewlett Packard Enterprise (HPE) adalah dua perusahaan utama yang berkompetisi di industri ini dengan produk dan strategi yang berbeda.
Vertiv dikenal dengan portofolio lengkap yang mencakup sistem termal, pendinginan cair, UPS, dan solusi modular, yang membantu mereka mendapatkan pesanan organik sebesar 11% dan backlog yang terus tumbuh hingga mencapai 8,5 miliar dolar AS. Perusahaan juga memperkuat posisinya melalui akuisisi dan kerja sama dengan NVIDIA untuk pengembangan solusi data center berbasis AI.
Sementara itu, HPE fokus mengintegrasikan server, penyimpanan, dan infrastruktur jaringan, dengan produk-produk inovatif seperti lini server ProLiant dengan GPU NVIDIA terbaru dan platform AI-native Mist. Namun, HPE menghadapi tantangan dari kondisi makro ekonomi yang tidak pasti dan persaingan yang semakin ketat di pasar teknologi.
Kinerja saham Vertiv sepanjang tahun ini mengungguli HPE dengan kenaikan 39,8%, didukung oleh pertumbuhan pesanan yang kuat dan pendapatan yang konsisten melebihi ekspektasi analis. Di sisi lain, saham HPE naik 16,7% dengan estimasi pendapatan tahun 2025 yang sedikit menurun, menunjukkan performa yang lebih stagnan.
Secara valuasi, Vertiv dinilai agak overvalued berdasarkan rasio harga terhadap buku 19,41 kali, sedangkan HPE justru undervalued dengan rasio 1,34 kali. Dengan segala keunggulannya dalam inovasi dan permintaan pasar, Vertiv memiliki potensi kenaikan yang lebih besar dalam jangka pendek meskipun dengan risiko valuasi tinggi.
Analisis Ahli
Jim Cramer
Vertiv memiliki potensi jangka menengah yang kuat karena fokusnya pada efisiensi energi dan ekspansi teknologi AI di pasar data center yang berkembang pesat.Cathie Wood
Investasi pada inovasi vertikal seperti power management dan solusi berbasis AI adalah kunci untuk pertumbuhan perusahaan teknologi infrastruktur di era digital saat ini.