Bitcoin dan Stablecoin Diprediksi Melonjak di 2026 Didukung Regulasi Baru
Finansial
Mata Uang Kripto
08 Okt 2025
231 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan menuju akhir tahun 2026.
Regulasi yang mendukung dan kebijakan moneter yang longgar akan meningkatkan adopsi aset digital.
Stablecoin diperkirakan akan berkembang pesat seiring dengan integrasi dalam jaringan pembayaran global.
Pasar cryptocurrency diperkirakan akan mengalami pertumbuhan signifikan di tahun 2026, dipicu oleh faktor regulasi yang semakin jelas, kebijakan moneter yang mendukung, serta peningkatan permintaan dari investor institusional. Menurut laporan CF Benchmarks, Bitcoin bisa melonjak hingga 20% mencapai harga 148.500 USD pada akhir tahun, menandai momen penting dalam peralihan pasar kripto ke fase kematangan.
Jumlah exchange-traded funds (ETF) yang berkaitan dengan kripto diprediksi akan meningkat dua kali lipat menjadi 80 produk, sementara stablecoin yang menjadi aset penting dalam ekosistem digital diperkirakan tumbuh mencapai 500 miliar USD. Faktor ini didukung oleh regulasi pemerintah AS melalui Genius Act yang menetapkan kerangka kerja federal untuk stablecoin berbasis dolar.
Dukungan dari perusahaan besar seperti Visa, Mastercard, dan PayPal dalam mengintegrasikan stablecoin ke dalam jaringan pembayaran global semakin menguatkan adopsi aset digital ini. Selain itu, pertumbuhan tokenisasi ekuitas dan aset riil juga membuka peluang baru dan menandai masa depan pasar digital sebagai bagian dari portofolio investasi utama.
Kebijakan moneter dari Federal Reserve yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini, memberikan latar belakang yang mendukung untuk aset berisiko seperti kripto. Kondisi tersebut menciptakan iklim yang kondusif bagi investor untuk mencari aset yang dapat berfungsi sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang tradisional.
Namun, meskipun tren dan prediksi positif ini, Bitcoin dan Ethereum sempat turun sedikit dalam 24 jam terakhir, menyiratkan bahwa volatilitas masih tetap ada. Para ahli menyarankan agar investor tetap cermat dan memahami risiko pasar sekaligus memanfaatkan peluang yang ada dengan strategi alokasi aset yang tepat.
Analisis Ahli
Laurent Benayoun
ETFs net inflows exert institutional buying pressure, and associated direct positive price action, on their underlying spot assets. Continued support from the US administration and interest rate cuts will lead to further adoption and growth.