Robert Kiyosaki Anjurkan Beli Bitcoin dan Emas di Tengah Ancaman Akhir Dolar AS
Finansial
Mata Uang Kripto
08 Okt 2025
78 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kiyosaki mendorong diversifikasi investasi dengan memasukkan aset alternatif seperti Bitcoin dan Ethereum.
Nilai dolar AS sedang terancam dan banyak investor mencari cara untuk mengurangi eksposur mereka terhadap dolar.
Peningkatan volatilitas di pasar dapat memicu pergeseran menuju aset yang lebih aman seperti emas dan perak.
Dolar Amerika Serikat kini mengalami penurunan signifikan dalam posisi sebagai mata uang cadangan dunia, turun ke level terendah dalam 30 tahun dengan hanya 56,3% di kuartal kedua 2025. Kondisi ini diperparah oleh keputusan Federal Reserve yang menurunkan suku bunga, menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan dan meningkatnya volatilitas akibat penutupan pemerintah AS.
Robert Kiyosaki, penulis buku "Rich Dad Poor Dad," memberikan peringatan kepada para investor bahwa menyimpan dana hanya dalam bentuk dolar AS saat ini adalah tindakan yang berisiko. Ia menyarankan agar para investor mulai mengalihkan dana ke aset alternatif seperti emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum, yang dianggap memiliki ketahanan lebih baik terhadap pelemahan dolar.
Harga Bitcoin baru-baru ini mencetak rekor tertinggi di atas 126.000 dolar AS sebelum mengalami sedikit koreksi, sementara Ethereum juga melewati angka 5,000 dolar AS sebelum turun ke sekitar 4,465 dolar AS. Emas juga mencatat rekor tertinggi baru dengan harga mencapai 4,017 dolar AS per ons, menunjukkan tren positif bagi aset-aset keras ini di tengah ketidakpastian ekonomi.
Tokoh investor ternama lainnya, Ken Griffin dari Citadel, juga menegaskan bahwa ada pergeseran signifikan dari investasi dalam dolar AS menuju aset keras sebagai bentuk perlindungan nilai. Sejak awal tahun, nilai dolar AS telah turun sekitar 10%, memicu gelombang de-dollarization di kalangan investor global yang ingin mengurangi risiko terkait mata uang tersebut.
Situasi ini mendorong perubahan strategi investasi global yang harus lebih hati-hati dan mengutamakan diversifikasi portofolio. Dalam konteks ekonomi yang tidak stabil, aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum, serta logam mulia, semakin menjadi pilihan utama untuk mempertahankan nilai kekayaan dan menghindari kerugian akibat depresiasi dolar AS.
Analisis Ahli
Ken Griffin
Investor kini memilih mengalihkan aset dari dolar AS ke aset keras sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko suveran AS.