Investasi Infrastruktur AI Melonjak, Dell Prediksi Kelebihan Data Center
Teknologi
Kecerdasan Buatan
08 Okt 2025
173 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perkembangan AI mendorong investasi besar-besaran dalam infrastruktur data center.
Permintaan untuk komputasi dan daya pemrosesan AI terus meningkat, namun potensi oversupply dapat terjadi.
Dell Technologies mengalami pertumbuhan pesat dalam penjualan server AI dan meningkatkan proyeksi pendapatannya.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) berkembang sangat cepat, sehingga kebutuhan untuk membangun infrastruktur data center sebagai tulang punggung perjalanan AI juga meningkat drastis. Citigroup memperkirakan total pengeluaran untuk infrastruktur AI bisa mencapai Rp 46.76 quadriliun (US$2,8 triliun) hingga tahun 2029 mendatang, angka ini menunjukkan betapa seriusnya investasi di bidang ini.
Michael Dell, CEO Dell Technologies, menyampaikan bahwa permintaan untuk daya komputasi AI memang sangat besar dan terus bertambah seiring berkembangnya teknologi AI multimodal dan sistem multi-agen. Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi berlebihan dalam pembangunan data center yang bisa melampaui kebutuhan aktual pasar.
Dell Technologies mencatat peningkatan pesat dalam bisnis jaringan server mereka dengan pertumbuhan 58% pada tahun lalu dan 69% pada kuartal terbaru. Server AI Dell menggunakan chip Blackwell Ultra dari Nvidia, yang merupakan komponen penting untuk mempercepat pemrosesan AI.
Dell menjual server ke berbagai konsumen, seperti penyedia layanan cloud CoreWave dan startup xAI milik Elon Musk. Perusahaan ini juga melaporkan hasil keuangan yang sangat baik, sehingga memperbaiki prediksi pertumbuhan pendapatan tahunan menjadi 7-9%.
Pada tahun fiskal 2026, Dell berencana mengirimkan server AI senilai Rp 334.00 triliun (US$20 miliar) , dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar server AI diperkirakan tetap sangat kuat meski ada kekhawatiran soal kelebihan pasokan di masa depan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Saya melihat investasi infrastruktur AI ini sangat penting untuk mendorong inovasi, tetapi perlu pendekatan berkelanjutan agar efisiensi energi dan penggunaan sumber daya tak terbuang.Fei-Fei Li
Data center adalah fondasi kecerdasan buatan, namun keseimbangan antara kapasitas dan kebutuhan akan menentukan dampak lingkungan dan ekonomi jangka panjang.
