Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dogecoin Turun 8% Namun Ada Tanda Akumulasi Besar di Level Rp 417.50 ribu ($0,25)

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
08 Okt 2025
169 dibaca
2 menit
Dogecoin Turun 8% Namun Ada Tanda Akumulasi Besar di Level Rp 417.50 ribu ($0,25)

Rangkuman 15 Detik

Dogecoin mengalami penurunan harga karena tekanan jual dari investor besar.
Pentingnya level support di $0.25 untuk tren jangka pendek Dogecoin.
Pengajuan ETF oleh perusahaan seperti Grayscale dan Bitwise dapat meningkatkan likuiditas dan minat institusi terhadap Dogecoin.
Dogecoin mengalami penurunan signifikan sebesar 8% setelah menghadapi resistensi keras di level harga Rp 450.90 ribu ($0,27) . Penurunan ini dipicu oleh aksi jual besar atau likuidasi lebih dari 1 miliar token yang menciptakan tekanan jual cukup tinggi. Namun, pada akhir sesi perdagangan terlihat adanya pembelian kembali dari investor besar atau whale yang mencoba menjaga harga agar tidak jatuh lebih dalam di level Rp 417.50 ribu ($0,25) . Faktor makro seperti ketidakpastian dalam kebijakan moneter global juga menjadi penyebab utama fluktuasi harga Dogecoin. Banyak trader memperkirakan adanya pelonggaran kebijakan bank sentral sebelum akhir tahun, membuat pasar kripto menjadi sangat volatil. Dogecoin yang merupakan aset berisiko tinggi sering kali mengalami pergerakan harga yang lebih besar dibandingkan dengan aset kripto utama lainnya ketika kondisi pasar berubah. Selain faktor makro, ada pula perkembangan signifikan dari sisi institusional dengan adanya pengajuan dokumen ETF Dogecoin oleh perusahaan seperti Grayscale dan Bitwise. Meski Bitcoin dan Ether masih menjadi fokus utama, kemunculan ETF ini memberikan sinyal bahwa Dogecoin mulai masuk ke dalam perhatian investor institusi yang akan menambah likuiditas dan arus modal jangka panjang. Investasi di sektor pertambangan Dogecoin juga mengalami peningkatan yang konsisten hingga tahun 2025, memberikan fondasi yang lebih kuat untuk distribusi pasokan koin dan menunjukkan kepercayaan jangka panjang dari pihak-pihak besar. Resistensi di Rp 4.51 miliar ($0,27 m) asih menjadi hambatan utama dan jika harga gagal menembusnya secara berkelanjutan, maka potensi penurunan kembali ke Rp 400.80 ribu ($0,24) akan menjadi skenario yang harus diwaspadai. Secara teknikal, pola segitiga simetris yang terbentuk saat ini menunjukkan bahwa Dogecoin sedang berada dalam posisi siap untuk breakout baik ke atas maupun ke bawah. Jika momentum bertambah kuat dan mampu menembRp 450.90 ribu (us $0,27) , target harga berikutnya bisa mencapai kisaran Rp 501.00 ribu ($0,30) hingga Rp 784.90 ribu ($0,47) . Sebaliknya, jika support Rp 417.50 ribu ($0,25) gagal bertahan, penurunan ke bawah level tersebut dapat terjadi.

Analisis Ahli

Willy Woo (On-Chain Analyst)
Lonjakan volume likuidasi dan pola teknikal menunjukkan fase konsolidasi yang sehat, dan ini adalah momen penting bagi kripto berisiko seperti Dogecoin sebelum tren naik yang lebih stabil dapat terwujud.
Raoul Pal (Global Macro Investor)
Pengaruh kebijakan moneter terhadap aset berisiko sangat signifikan, dan kripto seperti Dogecoin akan sangat bergantung pada sentimen ekonomi makro serta arus institusional yang semakin menguat di depan.