Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Risiko Gelembung AI Bisa Goyang Ekonomi Inggris dan Dunia

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
08 Okt 2025
201 dibaca
2 menit
Risiko Gelembung AI Bisa Goyang Ekonomi Inggris dan Dunia

Rangkuman 15 Detik

Investasi di sektor teknologi, terutama AI, sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi Inggris.
Kekhawatiran tentang bubble AI bisa menimbulkan risiko bagi stabilitas ekonomi global.
Pemerintah Inggris berusaha menarik investasi dengan memberikan dukungan untuk pusat data dan infrastruktur teknologi.
Pemerintah Inggris dan perusahaan teknologi besar tengah memacu investasi besar dalam pusat data dan kecerdasan buatan (AI) sebagai sumber pertumbuhan ekonomi utama. Google, Microsoft, Meta, dan OpenAI menjanjikan miliaran pound untuk membangun infrastruktur AI yang canggih. Pemerintah juga memberi kemudahan perizinan agar proyek-proyek ini cepat terwujud, berharap ini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi yang sedang lesu. Di Amerika Serikat, investasi pada pusat data dan teknologi AI juga sangat masif. Seorang ekonom Harvard, Jason Furman, mencatat bahwa hampir seluruh pertumbuhan ekonomi Amerika saat ini berasal dari sektor teknologi. Bahkan bank investasi Deutsche Bank menyebut investasi AI menjadi faktor kunci agar Amerika bisa menghindari resesi di tengah tekanan dari kebijakan perdagangan dan imigrasi. Namun, meski prospek AI menghadirkan manfaat besar, banyak ahli mulai khawatir dengan adanya tanda-tanda gelembung ekonomi. Kenaikan harga saham perusahaan chip dan kesepakatan bisnis yang berputar-putar (circular deals) menimbulkan kekhawatiran gelembung yang berpotensi pecah, seperti yang terjadi pada era dot-com. Jika itu terjadi, kerugian finansial bisa sangat besar dan meluas ke berbagai sektor ekonomi. Bank of England dan ekonom lainnya mendesak perlunya investasi teknologi yang berkelanjutan dan pengembangan fasilitas infrastruktur dengan cepat tanpa hambatan regulasi berlebihan. Mereka menilai AI bisa menjadi teknologi revolusioner yang membawa perubahan besar, asalkan didukung dengan kebijakan tepat dan investasi yang realistis. Namun, situasi ini juga rentan karena Inggris sangat bergantung pada sektor teknologi untuk menghindari stagnasi ekonomi. Dalam skenario terburuk, jika gelembung teknologi dan AI runtuh, perekonomian global diprediksi bisa mengalami pukulan cukup besar termasuk Inggris. Oxford Economics memperkirakan potensi penurunan hingga 1,2% dari PDB dunia dan hampir 1% pada PDB Inggris dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, pemerintah dan pelaku industri harus bijak dalam mengelola optimisme dan risiko yang muncul dari perkembangan pesat sektor teknologi ini.

Analisis Ahli

Jason Furman
IT equipment dan software menyumbang 92% dari pertumbuhan PDB AS pada paruh pertama tahun ini, menunjukkan dominasi teknologi dalam pertumbuhan ekonomi.
Andrew Bailey
AI punya potensi menjadi teknologi serbaguna baru yang bisa mengubah ekonomi, tapi hanya jika investasi tepat dan tanpa hambatan birokrasi.
Andrew Goodwin
Pertumbuhan ekonomi yang lambat membuat Inggris sangat rentan terhadap risiko jatuhnya gelembung teknologi, yang bisa menjerumuskan negara ke dalam resesi.