Ilmuwan Ubah Golongan Darah Ginjal Donor Jadi Tipe O, Mempercepat Transplantasi
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
08 Okt 2025
79 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Konversi darah dari tipe A menjadi tipe O universal dapat mengatasi masalah pencocokan dalam transplantasi organ.
Transplantasi ginjal yang dilakukan setelah konversi darah menunjukkan hasil positif tanpa tanda penolakan awal.
Inovasi ini berpotensi memperpendek waktu tunggu bagi pasien yang membutuhkan transplantasi organ.
Para ilmuwan dari China dan Kanada telah berhasil mengubah golongan darah ginjal manusia dari tipe A menjadi tipe O menggunakan enzim khusus. Ini adalah kali pertama metode ini berhasil dilakukan dan ginjal yang sudah dikonversi kemudian berhasil ditransplantasikan pada penerima dengan diagnosis kematian otak. Setelah transplantasi, ginjal tersebut berfungsi dengan baik minimal selama dua hari tanpa tanda-tanda penolakan organ secara langsung.
Inovasi ini menjadi solusi atas masalah besar dalam dunia transplantasi organ, yaitu kesesuaian golongan darah antara donor dan penerima. Selama ini, transplantasi hanya bisa dilakukan jika golongan darah penerima dan donor cocok, yang mempersempit kesempatan bagi pasien dan memperpanjang daftar tunggu transplantasi organ.
Penelitian yang dipimpin oleh Universitas British Columbia dan Rumah Sakit West China di Sichuan ini membuka peluang baru untuk mengubah golongan darah organ donor menjadi tipe O, yang dikenal sebagai golongan darah universal. Golongan darah tipe O bisa diterima oleh siapa saja tanpa harus menunggu kecocokan golongan darah khusus.
Karena metode ini, waktu tunggu transplantasi organ bisa berkurang secara signifikan, sehingga lebih banyak pasien yang bisa mendapatkan organ yang diperlukan tepat waktu. Saat ini, kekurangan organ yang didonorkan menjadi masalah global yang menyebabkan banyak kematian karena harus menunggu cukup lama untuk menerima organ yang cocok.
Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Biomedical Engineering pada tanggal 3 Oktober. Meskipun ada harapan dari transplantasi organ hasil rekayasa hewan, pendekatan ini menjadi solusi jangka pendek yang lebih praktis dan langsung untuk meningkatkan efektivitas penggunaan organ manusia yang tersedia.
Analisis Ahli
Dr. Anthony Fauci
Inovasi ini memberikan peluang besar dalam bidang transplantasi organ yang selama ini mengalami hambatan besar karena masalah kecocokan golongan darah. Namun, pengujian klinis jangka panjang harus dilakukan untuk memastikan tidak ada komplikasi imunologis yang tidak terduga.Prof. Chen Wei (Ahli Transplantasi, University of British Columbia)
Pendekatan donor-sentrik ini bisa menjadi solusi praktis jangka pendek hingga donor organ hewan bisa diandalkan, membuka peluang besar bagi sistem kesehatan dalam mengatasi kekurangan organ.

