Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana Trump Gunakan Dana Startup Teknologi untuk Proyek Pribadi dan Tekan Google

Bisnis
Ekonomi Makro
TheVerge TheVerge
08 Okt 2025
10 dibaca
2 menit
Bagaimana Trump Gunakan Dana Startup Teknologi untuk Proyek Pribadi dan Tekan Google

Rangkuman 15 Detik

Trump menggunakan penyelesaian hukum untuk mendanai proyek-proyek pribadinya.
Perusahaan teknologi berusaha mendapatkan dukungan Trump untuk melindungi kepentingan mereka.
America250 menggalang dana dari perusahaan besar untuk perayaan nasional, menyiratkan hubungan antara politik dan bisnis.
Donald Trump yang kembali memimpin pemerintahan AS kini mengawasi regulasi yang memengaruhi perusahaan teknologi besar seperti Google, yang tengah menghadapi dua kasus antitrust serius. Trump menggunakan pengaruh politiknya untuk memaksa perusahaan-perusahaan teknologi memberi 'donasi' yang diarahkan ke proyek pribadinya, seperti pembangunan ballroom baru di Gedung Putih. Nonprofit yang didirikan oleh Kongres bernama America250 menggalang dana dari perusahaan besar di bidang hiburan seperti Netflix, Amazon MGM, Disney, dan lain-lain untuk memperingati ulang tahun ke-250 Deklarasi Kemerdekaan AS. Dana ini juga digunakan mendukung agenda Trump yang kontroversial. Dalam kasus hukum, YouTube menyetujui penyelesaian sebesar 24,5 juta dolar AS dalam gugatan yang diajukan mantan Presiden Trump dan sekutunya, namun dana tersebut diarahkan untuk mendanai ballroom baru Gedung Putih. Pendekatan ini dianggap sebagai cara perusahaan teknologi menghindari tekanan hukum sekaligus berstrategi agar tetap 'disukai' oleh Trump. Kasus antitrust Google sangat penting karena tidak hanya berfokus pada mesin pencari, tapi juga pada teknologi periklanan terbuka yang menopang pendapatan banyak penerbit konten, termasuk media berita besar. Meskipun ada penggantian rezim pemerintahan, tuntutan hukum tetap berjalan konsisten dan Trump menempatkan loyalisnya yang keras terhadap Big Tech dalam posisi kunci. Analisis menyebutkan bahwa meski Google berusaha mempertahankan asetnya, ada tekanan kuat agar mereka melepas bagian dari bisnisnya. Hal ini bisa memicu restrukturisasi besar di sektor teknologi, dan sekaligus Trump akan terus memanfaatkan pemberian dana perusahaan sebagai alat untuk memperkuat pengaruh dan proyek pribadinya.

Analisis Ahli

Lauren Feiner
Meskipun ada perubahan rezim, argumen hukum dan pendekatan terhadap kasus antitrust Google tetap konsisten, menunjukkan bahwa kasus ini merupakan kelanjutan dari masalah lama tentang dominasi pasar Google yang signifikan dan dampaknya pada industri periklanan digital.