OpenAI Bayar AMD dengan Saham untuk Beli GPU Senilai Miliaran Dolar
Teknologi
Kecerdasan Buatan
08 Okt 2025
243 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI menggunakan saham AMD untuk membayar pembelian GPU, yang merupakan metode pembiayaan yang tidak biasa.
Kesepakatan ini memberikan validasi penting bagi kemampuan GPU AMD dalam aplikasi AI.
Suksesnya kesepakatan ini dapat mempercepat adopsi GPU AMD di pasar yang lebih luas.
OpenAI dan AMD telah memperluas kerjasama mereka, di mana OpenAI setuju untuk membeli 6 gigawatt kapasitas komputasi GPU dari AMD selama beberapa tahun. Namun, pembayaran tidak dilakukan secara tunai, melainkan menggunakan saham AMD sendiri melalui mekanisme stock warrants. Ini adalah langkah unik yang menarik perhatian banyak pihak.
Dalam kesepakatan ini, AMD mengeluarkan hingga 160 juta saham warrant kepada OpenAI, yang akan diberikan secara bertahap saat OpenAI mencapai sejumlah target tertentu, termasuk kenaikan harga saham AMD itu sendiri. Saham AMD saat ini diperdagangkan sekitar 165 dolar per lembar dan bisa mencapai target lebih tinggi yang sangat ambisius.
Jika semua milestone harga saham tercapai dan OpenAI menyimpan semua saham tersebut sampai akhir, UBS memperkirakan nilai saham ini bisa mencapai sekitar 100 miliar dolar, menjadikannya sumber pendanaan yang sangat besar. Meski begitu, analis UBS memperkirakan OpenAI kemungkinan akan menjual sebagian saham ini untuk membayar tagihan pembelian GPU mereka.
Kesepakatan ini menghadirkan keuntungan ganda bagi AMD, yakni bisa mendanai penjualan produknya sekaligus mendapatkan bukti nyata bahwa GPU mereka mampu menangani beban kerja OpenAI, yang jadi tolok ukur bagi pelanggan lain di industri cloud dan pusat data AI. Hal ini penting untuk meningkatkan pangsa pasar AMD di segmen yang sangat kompetitif.
Di sisi lain, langkah serupa juga dilakukan Nvidia yang berinvestasi besar ke OpenAI, tapi dengan posisi sebagai investor dan mendapat hak kepemilikan saham OpenAI, bukan sebaliknya. Bagi AMD, ini adalah cara cerdas untuk masuk ke ekosistem AI yang sedang berkembang pesat, meskipun nilainya secara langsung terlihat kurang menarik dibanding Nvidia.
Analisis Ahli
Timothy Arcuri
Kesepakatan ini menunjukkan bagaimana AMD berani mengambil risiko pembiayaan tanpa pengeluaran tunai langsung dan mengandalkan validasi teknologi dari OpenAI sebagai katalis pertumbuhan, walaupun nilainya secara langsung bisa kurang menarik dibanding investasi Nvidia.
