GalaxyOne Tantang Robinhood dengan Yield Tinggi dan Layanan Premium
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Okt 2025
36 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
GalaxyOne menghadirkan tantangan baru bagi Robinhood dengan menawarkan pengembalian yang lebih tinggi.
Persaingan semakin intens di pasar investasi ritel, mendorong perusahaan untuk meningkatkan layanan mereka.
Saham HOOD menunjukkan kinerja yang sangat baik meskipun ada tantangan dari pesaing baru.
Robinhood dikenal luas sebagai platform investasi yang menawarkan perdagangan saham, ETF, dan kripto tanpa komisi, sehingga menarik banyak investor ritel di Amerika Serikat. Namun, kini mereka menghadapi saingan baru dari Galaxy Digital yang meluncurkan GalaxyOne, aplikasi investasi ritel yang menggabungkan fitur trading aset tradisional dan kripto sekaligus memberikan pengembalian tabungan yang tinggi dan aman karena diasuransikan oleh FDIC.
GalaxyOne menawarkan APY hingga 8% untuk investor terakreditasi dan 4% untuk pengguna umum melalui GalaxyOne Cash. Penawaran ini memberi nilai lebih bagi investor yang menginginkan stabilitas serta hasil lebih baik, berbeda dari Robinhood yang dikenal dengan fitur investasi pecahan dan beragam pilihan kripto yang lebih luas. Ini menunjukkan adanya tren ke arah platform investasi yang lebih canggih dan menyasar segmen pasar yang lebih kaya.
Pendapatan Robinhood dari transaksi sudah tumbuh cepat dengan CAGR sebesar 36,7% selama lima tahun terakhir, terutama didukung oleh trading opsi, saham, dan juga kripto. Meski begitu, persaingan dari GalaxyOne yang lebih mengedepankan yield tinggi berpotensi mengurangi volume transaksi jika pelanggan beralih ke platform yang memberi keuntungan lebih stabil dan tinggi.
Selain GalaxyOne, pesaing lain seperti Interactive Brokers dan Charles Schwab juga agresif memperluas layanan mereka. Interactive Brokers menambahkan fitur untuk menemukan peluang trading global dan memperluas kontrak prediksi di Eropa, sementara Schwab meningkatkan jumlah cabang dan juga berencana menyediakan layanan trading kripto spot tahun depan. Semua ini menunjukkan semakin ketatnya kompetisi di pasar investasi ritel.
Saham Robinhood mengalami kenaikan luar biasa tahun ini, mencapai 287,2% dibandingkan rata-rata industri 28,7%. Meskipun begitu, saham ini diperdagangkan dengan valuasi yang sangat tinggi dengan rasio harga terhadap nilai buku tangible sebesar 17,49X. Analis memperkirakan pendapatan Robinhood akan terus tumbuh dengan revisi estimasi laba naik signifikan untuk 2025 dan 2026, tetapi tekanan kompetitif dari platform baru bisa menantang pertumbuhan tersebut.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Untuk mempertahankan valuasi tinggi, Robinhood perlu memperkuat ekosistem dan diversifikasi pendapatan, bukan hanya mengandalkan volume transaksi yang berisiko volatile.Cathie Wood
Integrasi yang mulus antara asset tradisional dan kripto dalam satu platform akan menjadi keunggulan kompetitif utama bagi perusahaan fintech dalam lima tahun ke depan.