Pemotongan Dana Pemerintah Hantam Proyek Penangkap Karbon di AS
Sains
Iklim dan Lingkungan
06 Okt 2025
150 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemotongan pendanaan untuk proyek penangkapan karbon dapat menghambat kemajuan AS dalam teknologi energi bersih.
Perusahaan besar masih berkomitmen pada proyek DAC meskipun ada tantangan politik.
Ada ketidakpastian mengenai masa depan inisiatif penangkapan karbon di bawah pemerintahan saat ini.
Beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Amazon telah berupaya mengatasi dampak perubahan iklim dengan mendukung proyek direct air capture (DAC) yang mampu menyaring karbon dioksida langsung dari udara. Program-program ini mendapat dukungan finansial besar dari pemerintah AS pada masa pemerintahan Biden melalui dana miliaran dolar untuk membangun pusat-pusat regional DAC.
Namun, kebijakan bergeser drastis setelah bergantinya pemerintahan ke Donald Trump yang menolak perubahan iklim dan mengurangi pendanaan pemerintah terhadap program-program iklim dan energi bersih. Pekan lalu, Departemen Energi AS menghentikan dana sebesar 7,5 miliar dolar AS yang dialokasikan untuk 223 proyek, termasuk minimal 10 hub DAC.
Akibatnya, startup seperti CarbonCapture yang mulai mengembangkan proyek baru di beberapa negara bagian terpaksa membatalkan atau memindahkan proyeknya ke luar negeri, seperti ke Kanada, karena ketiadaan dana dan ketidakpastian kebijakan. Perusahaan besar migas seperti Chevron dan Occidental Petroleum masih menerima dana karena mereka juga menggunakan karbon yang diambil untuk meningkatkan ekstraksi minyak, walaupun hal ini bertentangan dengan tujuan pengurangan emisi.
Sementara itu, perusahaan teknologi yang fokus pada kecerdasan buatan justru semakin meningkatkan konsumsi energi dan menambah jejak karbon, membuat target pengurangan emisi mereka semakin sulit dicapai. Akibat kurangnya pendanaan untuk teknologi penghilangan karbon di AS, peluang untuk mengembangkan solusi bersih domestik menjadi terancam.
Pemotongan dana ini dianggap sebagai serangan politik yang merugikan negara secara keseluruhan, mengurangi kemampuan AS untuk memimpin dalam inovasi teknologi hijau, dan memaksa startup cerdas serta perusahaan inovatif untuk mencari lokasi lain yang lebih ramah terhadap teknologi iklim dan energi bersih.
Analisis Ahli
Erin Burns
Pemotongan ini adalah kemunduran besar bagi kepemimpinan AS dalam teknologi penghilangan karbon dan merugikan inovasi yang bisa jadi kunci menghadapi perubahan iklim.Adrian Corless
Kebijakan baru membuat kami tidak dapat melanjutkan proyek di AS, dan ini menghambat ekosistem inovasi direct air capture yang berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir.
