AI summary
Pemotongan pendanaan untuk proyek penangkapan karbon dapat menghambat kemajuan AS dalam teknologi energi bersih. Perusahaan besar masih berkomitmen pada proyek DAC meskipun ada tantangan politik. Ada ketidakpastian mengenai masa depan inisiatif penangkapan karbon di bawah pemerintahan saat ini. Beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Amazon telah berupaya mengatasi dampak perubahan iklim dengan mendukung proyek direct air capture (DAC) yang mampu menyaring karbon dioksida langsung dari udara. Program-program ini mendapat dukungan finansial besar dari pemerintah AS pada masa pemerintahan Biden melalui dana miliaran dolar untuk membangun pusat-pusat regional DAC.Namun, kebijakan bergeser drastis setelah bergantinya pemerintahan ke Donald Trump yang menolak perubahan iklim dan mengurangi pendanaan pemerintah terhadap program-program iklim dan energi bersih. Pekan lalu, Departemen Energi AS menghentikan dana sebesar 7,5 miliar dolar AS yang dialokasikan untuk 223 proyek, termasuk minimal 10 hub DAC.Akibatnya, startup seperti CarbonCapture yang mulai mengembangkan proyek baru di beberapa negara bagian terpaksa membatalkan atau memindahkan proyeknya ke luar negeri, seperti ke Kanada, karena ketiadaan dana dan ketidakpastian kebijakan. Perusahaan besar migas seperti Chevron dan Occidental Petroleum masih menerima dana karena mereka juga menggunakan karbon yang diambil untuk meningkatkan ekstraksi minyak, walaupun hal ini bertentangan dengan tujuan pengurangan emisi.Sementara itu, perusahaan teknologi yang fokus pada kecerdasan buatan justru semakin meningkatkan konsumsi energi dan menambah jejak karbon, membuat target pengurangan emisi mereka semakin sulit dicapai. Akibat kurangnya pendanaan untuk teknologi penghilangan karbon di AS, peluang untuk mengembangkan solusi bersih domestik menjadi terancam.Pemotongan dana ini dianggap sebagai serangan politik yang merugikan negara secara keseluruhan, mengurangi kemampuan AS untuk memimpin dalam inovasi teknologi hijau, dan memaksa startup cerdas serta perusahaan inovatif untuk mencari lokasi lain yang lebih ramah terhadap teknologi iklim dan energi bersih.
Pemotongan dana untuk proyek DAC di Amerika Serikat sangat merugikan posisi negara ini dalam perlombaan teknologi hijau global dan menyerahkan dominasi pasar ini pada negara lain yang lebih mendukung inovasi iklim. Selain itu, ketergantungan sektor teknologi besar pada solusi carbon removal sebagai pengganti pengurangan emisi langsung mencerminkan pendekatan yang tidak berkelanjutan untuk krisis iklim yang semakin mendesak.