Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pilihan Servis Layar HP: Alternatif Terjangkau untuk Perbaikan Berkualitas

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (5mo ago) gadgets-and-wearable (5mo ago)
07 Okt 2025
195 dibaca
2 menit
Pilihan Servis Layar HP: Alternatif Terjangkau untuk Perbaikan Berkualitas

Rangkuman 15 Detik

Kerusakan layar adalah masalah umum yang sering dihadapi pengguna ponsel.
Layanan reparasi seperti Dr.Gadget dan Ren Service menawarkan solusi dengan biaya yang bervariasi tergantung pada kerusakan dan tipe ponsel.
Perbaikan layar ponsel bisa menjadi mahal, terutama untuk model terbaru, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan untuk memperbaiki atau mengganti ponsel.
Kerusakan layar HP adalah masalah yang sering dialami pengguna, mulai dari muncul garis hijau, retak, hingga layar mati total. Layanan servis pabrik biasanya menawarkan perbaikan dengan biaya yang bisa cukup mahal, sehingga banyak orang mencari alternatif jasa servis pihak ketiga yang lebih murah dan mudah diakses. Contohnya adalah Dr.Gadget yang telah membuka beberapa toko di berbagai pusat perbelanjaan besar di Jakarta. Dr.Gadget saat ini fokus pada perbaikan layar LCD dan baterai untuk beberapa merek Android karena karakter kerusakan yang berbeda-beda, di samping melayani perbaikan layar iPhone. Biaya perbaikan sangat bervariasi tergantung tipe HP, contohnya perbaikan LCD iPhone 6 di Dr.Gadget berkisar Rp 350 ribu, sementara untuk iPhone 16 Pro Max bisa hingga Rp 5 juta. Selain Dr.Gadget, ada juga Ren Service yang berlokasi di ITC Kuningan Jakarta. Mereka melayani penggantian berbagai jenis layar yang rusak, mulai dari mati total, muncul garis, dan pecah, asalkan komponen LCD tersedia di toko. Harga servis di Ren Service juga tidak bisa dipatok di awal karena tergantung pada kasus, namun kisaran harganya mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 4 juta, khususnya untuk HP merek Samsung terbaru. Jenis layar AMOLED yang biasanya digunakan di HP terbaru harganya cukup tinggi, bisa mencapai Rp 3 juta untuk penggantian layar saja, yang sekitar setengah dari harga HP baru. Karena itu, banyak konsumen yang memilih membiarkan kerusakan layar jika biaya perbaikan terlalu mahal, tapi ada juga yang tetap memperbaiki karena masih membutuhkan ponsel dan data di dalamnya. Waktu pemakaian setelah perbaikan sampai layar rusak kembali bergantung dari penggunaan pemiliknya. Pengguna disarankan untuk tidak sembarangan menjatuhkan HP atau mencharge secara salah agar layar yang sudah diperbaiki bisa bertahan lama, bahkan bisa sampai lebih dari satu tahun tanpa masalah.