Bitcoin Tembus Rekor Rp 2.09 juta ($125.000) dan Prediksi Harga Bisa Capai Rp 2.67 juta ($160.000)
Finansial
Mata Uang Kripto
07 Okt 2025
202 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di atas $125,000.
Investor menggunakan Bitcoin sebagai alat lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.
Analisis teknis menunjukkan potensi pergerakan harga Bitcoin ke arah $160,000 dalam 12 minggu ke depan.
Bitcoin baru saja mencapai rekor harga tertinggi dengan menembus level Rp 2.09 juta ($125.000) untuk pertama kalinya. Lonjakan ini terjadi setelah Bitcoin keluar dari pola penurunan selama dua bulan terakhir, menandai momentum positif yang kuat untuk kelanjutan kenaikan harga.
Para investor semakin tertarik membeli Bitcoin sebagai aset risiko sekaligus alat lindung nilai terhadap ketidakpastian global dan tingginya utang pemerintah. Kenaikan minat ini disertai dengan peluncuran beberapa ETF Bitcoin yang terus meningkat, membantu memperkuat aliran dana ke pasar kripto.
Sejak awal tahun, harga Bitcoin naik 34%, mengungguli banyak indeks saham utama meskipun masih kalah dari kenaikan emas yang mencapai 50%. Faktor-faktor ini menunjukkan posisi Bitcoin mulai semakin kuat di mata investor sebagai aset penting.
Analisis teknikal menampilkan sinyal bullish dengan breakout dari pola descending channel dan indeks kekuatan relatif yang mendukung berlanjutnya tren naik. Proyeksi menggunakan analisis pola bar menunjukkan potensi kenaikan harga Bitcoin hingga sekitar Rp 2.67 juta ($160.000) selama 12 minggu ke depan.
Para investor disarankan untuk memperhatikan level support penting di Rp 1.79 juta ($107.000) , Rp 1.54 juta ($92.000) , dan Rp 1.24 juta ($74.000) untuk antisipasi koreksi harga. Level-level ini bisa menjadi titik beli yang menarik jika harga menurun sementara sebelum kembali naik.
Analisis Ahli
JP Morgan
Investor menggunakan Bitcoin dan emas sebagai alat lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan utang pemerintah, menggambarkan tren 'debasement trade'.