Apa Penyebab Penurunan Pasar Kripto dan Prospek Bitcoin Rp.145.000?
Finansial
Mata Uang Kripto
06 Okt 2025
100 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kapitalisasi pasar cryptocurrency mengalami penurunan, dengan banyak koin teratas yang mengalami penurunan harga.
Aliran masuk ETF Bitcoin menunjukkan minat yang kuat dari investor institusi.
Prediksi harga Bitcoin dapat mencapai $145,000 pada akhir tahun jika aliran ETF terus berlanjut.
Pasar kripto saat ini sedang mengalami penurunan dengan kapitalisasi pasar yang turun sebesar 0,9% menjadi 4,33 triliun dolar AS. Sebagian besar dari 100 koin teratas nilai harganya melemah dalam 24 jam terakhir, termasuk Bitcoin dan Ethereum yang masing-masing turun sekitar 1%. Namun, meskipun terjadi koreksi ini, Bitcoin masih menunjukkan tren naik 10,5% dalam seminggu terakhir.
Beberapa koin memang mengalami penurunan besar seperti Dogecoin dan XRP, tetapi Binance Coin menjadi satu-satunya koin besar yang berhasil naik sekitar 2%. Selain itu, beberapa koin kecil justru mencatat kenaikan signifikan, contohnya Provenance Blockchain yang naik lebih dari 13%, menandakan masih adanya sentimen positif di sektor tertentu.
Salah satu faktor penting yang mendukung pasar adalah masuknya dana institusi melalui ETF spot Bitcoin dan Ethereum di Amerika Serikat, yang secara konsisten mencatat aliran masuk dana besar selama lima hari berturut-turut. BlackRock menjadi kontributor utama dalam inflow ETF ini, menunjukkan kepercayaan kuat dari institusi besar terhadap pasar kripto.
Para ahli memperkirakan bahwa setelah Bitcoin menembus harga 125.000 dolar, kemungkinan besar harga akan mencapai hingga 145.000 dolar dalam waktu dekat ini, meskipun mereka juga memperingatkan risiko munculnya bear market tahun depan yang bisa menyebabkan penurunan harga lebih dalam. Sentimen pasar sendiri saat ini mulai bergerak ke zona netral, menunjukan pasar mulai stabil.
Dari sisi makroekonomi, ketidakpastian seperti potensi shutdown pemerintah AS dan kebijakan suku bunga Federal Reserve menambah dinamika pasar serta meningkatkan permintaan pada aset keras seperti Bitcoin dan emas. Ini menjadikan kripto sebagai pilihan investasi yang menarik sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko kebijakan fiat.
Analisis Ahli
John Glover
Setelah Bitcoin menembus 125.000 dolar, potensi untuk mencapai 145.000 dolar akan terwujud sekitar akhir tahun atau awal tahun depan, meski kemungkinan muncul bear market tak bisa diabaikan.Kyle Chassé
Harga tertinggi Bitcoin didorong oleh permintaan institusional yang kuat via ETF spot dan faktor makroekonomi, serta Bitcoin dianggap sebagai aset netral melawan risiko kebijakan dan debasement fiat.David Siemer
ETF inflows dan potensi pemotongan suku bunga oleh Fed, ditambah ketidakpastian kebijakan AS, mendorong permintaan aset keras seperti Bitcoin dengan potensi kenaikan yang signifikan.