Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Morgan Stanley Sarankan Alokasi Kripto 2-4% di Portofolio Investasi

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
06 Okt 2025
133 dibaca
2 menit
Morgan Stanley Sarankan Alokasi Kripto 2-4% di Portofolio Investasi

Rangkuman 15 Detik

Morgan Stanley menyarankan alokasi cryptocurrency yang moderat dalam portofolio investasi.
Bitcoin dianggap sebagai aset yang semakin populer, dengan perbandingan terhadap emas.
Kolaborasi dengan Zerohash menunjukkan langkah besar ke arah adopsi aset digital oleh institusi keuangan.
Morgan Stanley Global Investment Committee mengeluarkan panduan terbaru agar kliennya mengalokasikan 2% sampai 4% portofolio mereka ke aset kripto, seperti Bitcoin. Namun, mereka menyarankan agar eksposur terhadap aset digital ini tetap kecil dan konservatif, sesuai dengan tingkat risiko masing-masing investor. Bitcoin dipandang oleh Morgan Stanley sebagai 'emas digital' dan dimasukkan ke dalam kategori aset nyata. Meskipun demikian, bank ini tidak secara resmi memasukkan alokasi kripto ke dalam model portofolio resminya, melainkan memberikan fleksibilitas kepada penasihat dan klien untuk mengatur alokasi tersebut. Panduan ini mencakup berbagai tipe portofolio mulai dari yang berfokus pada pelestarian kekayaan dengan alokasi 0%, hingga pertumbuhan oportunistik yang bisa mencapai maksimum 4%. Morgan Stanley juga menekankan pentingnya rebalancing portofolio secara rutin agar risiko yang tidak perlu bisa dikendalikan. Kenaikan harga Bitcoin yang mencapai rekor di 125.000 dolar serta penurunan cadangan Bitcoin di bursa membuat Morgan Stanley semakin percaya pada potensi jangka panjang aset ini. Selain itu, pengenalan fitur perdagangan kripto untuk klien E-Trade pada 2026 akan membuka akses yang lebih luas terhadap pasar kripto. Panduan ini mencerminkan bahwa meskipun ada risiko volatilitas dan likuiditas, kripto semakin diakui oleh institusi keuangan besar sebagai bagian dari strategi investasi modern, terutama dengan adanya produk yang ter-regulasi seperti exchange-traded products (ETP).

Analisis Ahli

Hunter Horsley
Report ini sangat penting karena menunjukkan bahwa kripto mulai memasuki fase arus utama, menandakan peningkatan validasi produk digital ini dalam pasar keuangan tradisional.