Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Bitcoin Terus Naik Meski Pemerintah AS Shutdown Belum Selesai

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
04 Okt 2025
274 dibaca
2 menit
Mengapa Bitcoin Terus Naik Meski Pemerintah AS Shutdown Belum Selesai

Rangkuman 15 Detik

Kenaikan Bitcoin terkait dengan ketidakstabilan politik dan pelonggaran kebijakan moneter.
Investor mencari aset aman seperti Bitcoin dan emas di tengah ketidakpastian ekonomi.
Oktober adalah bulan yang historis kuat bagi Bitcoin, dengan harapan pertumbuhan lebih lanjut di Q4.
Ketegangan politik di Amerika Serikat menyebabkan shutdown pemerintah yang sudah berlangsung lebih dari seminggu, tapi Bitcoin tetap menunjukkan tren kenaikan yang kuat hingga naik 12% dalam seminggu terakhir. Harga Bitcoin hampir mencapai rekor tertinggi baru, mendekati angka 123,944.70 dolar. Ini membuat banyak investor dan analis mencoba memahami penyebab reli tersebut. Para ahli sepakat bahwa kenaikan Bitcoin terkait dengan apa yang disebut sebagai 'debasement trade,' di mana ketidakpastian politik dan ekonomi memicu perpindahan investasi ke aset yang tidak bergantung pada pemerintah seperti Bitcoin. Investor kehilangan kepercayaan pada stabilitas dolar AS di tengah pengeluaran berlebihan dan inflasi yang terus melanda. Selain itu, ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan terus menurunkan suku bunga juga menjadi faktor penting yang mendukung harga Bitcoin. Musim Oktober yang biasanya baik untuk Bitcoin juga mungkin berperan, meskipun ada beberapa faktor makroekonomi tidak biasa seperti regulasi AS yang ketat. Investor lama juga mulai mengurangi tekanan jual, sehingga harga semakin terdorong naik. Aset lain seperti Ether, BNB, dan Solana juga mengalami kenaikan signifikan baru-baru ini, yang didorong oleh harapan bahwa ETF altcoin akan segera disetujui oleh SEC. Data menunjukkan investor memasukkan lebih dari 2,3 miliar dolar ke dalam dana ETF Bitcoin sejak akhir September, menunjukkan minat besar pada aset digital ini sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian global. Meski demikian, para ahli mengingatkan potensi koreksi harga jika shutdown pemerintah Amerika Serikat berlanjut dan menimbulkan dampak negatif serius pada pasar keuangan. Selain itu, harga yang mendekati rekor tertinggi bisa membuat beberapa investor mengambil untung, sehingga mungkin ada fluktuasi harga dalam waktu dekat.

Analisis Ahli

Juan Leon
Shutdown pemerintah adalah gejala risiko sistemik akibat ketegangan politik yang mendorong investasi ke aset independen seperti Bitcoin karena menggoyahkan kepercayaan pada dolar AS.
James Gernetzke
Pasar melihat shutdown tidak akan berdampak ekonomi jangka panjang, sehingga ekspektasi pemotongan suku bunga mendorong kenaikan harga Bitcoin.
Alexander Blume
Moneter yang melonggar disertai data ekonomi kuat mendorong rally Bitcoin dan emas sebagai aset pelindung nilai di tengah melemahnya kepercayaan pada dolar AS.
Samir Kerbage
Kenaikan Bitcoin berpotensi rentan terhadap pengambilan untung, terutama jika harga sudah dekat rekor tertinggi dan sentimen pasar berubah.