Token Stellar XLM Turun Tajam Setelah Mencapai Harga Baru, Apa Sebabnya?
Finansial
Mata Uang Kripto
03 Okt 2025
68 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Token XLM mengalami penurunan setelah menguji level resistensi.
Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan adanya penjualan institusional.
Integrasi dengan Bitcoin.com Wallet dapat meningkatkan penggunaan dan jangkauan XLM.
Pada tanggal 3 Oktober, token Stellar (XLM) mencakup perhatian di pasar kripto setelah berhasil mencapai harga tertinggi baru di Rp 67.48 juta ($0,4041) saat perdagangan sore hari. Namun, kenaikan ini tidak bertahan lama karena terjadi penjualan besar yang menyebabkan harga turun kembali ke Rp 67.05 juta ($0,4015) . Volume perdagangan meningkat drastis, menunjukkan adanya aksi jual yang sangat kuat dari institusi besar yang menjual pada level resistance.
Salah satu faktor yang membuat harga XLM sempat naik adalah karena Bitcoin.com Wallet menambahkan dukungan untuk Stellar dan protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) miliknya. Langkah ini memungkinkan lebih banyak pengguna dan bisnis mengakses pembayaran dan layanan dengan XLM, yang memberikan sentimen positif secara fundamental pada awalnya.
Meskipun demikian, harga menghadapi zona resistensi kuat di sekitar Rp 684.70 ribu ($0,41) yang membuat kenaikan lebih lanjut sulit untuk terjadi. Pada saat yang sama, support berada di sekitar harga Rp 668.00 ribu ($0,40) , di mana terlihat minat beli muncul secara berulang kali, menandakan potensi tempat akumulasi oleh investor.
Volume analisis memperlihatkan bahwa aktivitas jual yang terjadi pada jam 14:00 UTC sangat tinggi, dengan transaksi lebih dari 1,4 juta token dalam satu menit. Hal ini memperlihatkan distribusi besar oleh institusi yang biasanya mengindikasikan potensi pembalikan bearish setelah puncak harga terbentuk di sesi perdagangan tersebut.
Secara musiman, bulan Oktober biasanya merupakan bulan yang bagus untuk pasar kripto secara umum. Namun, tekanan jangka pendek tetap ada pada XLM sehingga investor disarankan untuk waspada. Konsolidasi harga di zona support bisa menjadi tanda pengumpulan token, namun risiko penurunan juga masih terbuka lebar apabila aksi jual berlanjut.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Integrasi protokol DeFi ke dalam wallet berbasis Stellar adalah langkah besar, namun pasar kripto tetap sangat sensitif terhadap aksi jual besar yang bisa menggoyahkan sentimen jangka pendek.Katie Stockton
Resistance area $0,41 sangat penting untuk dijaga; volume besar pada titik tersebut biasanya menandakan perubahan fase pasar yang signifikan.