GIP Incar Aligned Data Centers Senilai 40 Miliar Dolar di Tengah Ledakan Investasi AI
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
03 Okt 2025
162 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Global Infrastructure Partners sedang dalam proses akuisisi Aligned Data Centers, berpotensi menjadi salah satu transaksi terbesar tahun ini.
Mubadala Investment Co. terlibat dalam pembicaraan akuisisi dan juga berinvestasi di Aligned.
Ada kekhawatiran tentang apakah lonjakan nilai di sektor data center akan berkelanjutan jika pendapatan dari layanan AI tidak meningkat.
Global Infrastructure Partners (GIP) sedang melakukan pembicaraan lanjutan untuk mengakuisisi perusahaan data center besar, Aligned Data Centers, yang didukung oleh Macquarie. Akuisisi ini diperkirakan bernilai sekitar 40 miliar dolar, menjadikannya salah satu transaksi terbesar tahun ini di sektor infrastruktur digital yang tumbuh pesat karena kemajuan teknologi AI.
Pembicaraan juga melibatkan MGX, perusahaan investasi AI yang dibentuk oleh Mubadala Investment Co., yang juga berencana menginvestasikan dana secara independen dalam transaksi tersebut. Mubadala sebelumnya sudah pernah berinvestasi di Aligned dan memiliki kemitraan strategis dengan BlackRock, induk GIP.
Selain itu, GIP juga mempertimbangkan akuisisi lain di sektor energi dengan target AES Corp., perusahaan listrik dengan nilai sekitar 38 miliar dolar. Hal ini berdasarkan prediksi kenaikan permintaan listrik dari pusat data yang mendukung aplikasi AI yang sedang berkembang.
Permintaan untuk pusat data meningkat signifikan seiring dengan perkembangan AI, sehingga beberapa pemerintah termasuk Amerika Serikat mulai mengupayakan percepatan pembangunan dan perizinan fasilitas baru. Namun, ada kekhawatiran dari pengamat pasar bahwa optimisme tinggi ini bisa mengarah ke gelembung investasi jika pendapatan dari AI belum sesuai harapan.
Aligned Data Centers beroperasi di Amerika Serikat dan Amerika Selatan dengan 50 kampus dan 78 data center yang sedang dikelola maupun dikembangkan. Jika akuisisi ini terjadi, GIP akan semakin memperkuat posisi mereka di industri infrastruktur digital yang menjadi fondasi penting bagi teknologi masa depan.
Analisis Ahli
Bryan Yeo
Jika teknologi AI tidak mampu memenuhi ekspektasi pasar yang tinggi, maka sektor data center bisa mengalami koreksi tajam yang menyerupai gelembung.