Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dimulainya Dekomisioning JET: Menyingkap Rahasia Energi Fusi Masa Depan

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (5mo ago) physics-and-chemistry (5mo ago)
02 Okt 2025
9 dibaca
2 menit
Dimulainya Dekomisioning JET: Menyingkap Rahasia Energi Fusi Masa Depan

Rangkuman 15 Detik

UKAEA memulai dekomisioning JET setelah lebih dari 40 tahun beroperasi.
Temuan dari eksperimen di JET memberikan wawasan penting untuk pengembangan reaktor fusi masa depan.
Teknologi baru seperti LID-QMS dan LIBS membantu dalam pemantauan real-time material dalam reaktor.
Joint European Torus (JET), tokamak fusi terbesar dan terkuat di dunia, telah mulai menjalani proses dekomisioning setelah lebih dari 40 tahun melakukan eksperimen fusi. JET mencatat rekor energi 69 megajoule selama enam detik dalam eksperimen terakhirnya pada tahun 2023, menandai puncak dari seluruh operasi plasma selama puluhan tahun. Proses awal dekomisioning melibatkan pengambilan 66 bagian dari dalam reaktor yang sudah terpapar plasma ekstrem. Bagian-bagian ini kemudian diteliti untuk memahami efek fisik, kimia, dan radiologis dari paparan plasma terhadap material-material penting seperti beryllium, tungsten, dan Inconel. Analisis mendalam atas sampel menunjukkan adanya pencairan permukaan dan fenomena reverse waterfall yang dipicu secara sengaja saat operasi terakhir. Dengan cara ini, tim mampu mengamati mekanisme kerusakan secara real-time dengan bantuan sinar elektron, sebuah metode yang jarang bisa dilakukan pada reaktor yang masih aktif. Teknologi penanganan jarak jauh menggunakan sistem realitas virtual dikembangkan untuk melatih operator dan mendukung pekerjaan pembongkaran. Sistem ini memberikan pengalaman 3D yang sangat realistis, sehingga memperkecil risiko kesalahan dalam tugas-tugas yang kompleks dan berbahaya. Selain itu, metode laser canggih seperti LIBS dan LID-QMS sedang diuji dan dikembangkan untuk dapat memonitor akumulasi bahan bakar radioaktif dalam dinding reaktor secara real-time di reaktor fusi masa depan. Hal ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan performa mesin fusi generasi berikutnya seperti ITER dan STEP.

Analisis Ahli

Steve Gilligan
Keberhasilan pengambilan sampel secara remote menunjukkan kemajuan luar biasa dalam teknologi penanganan jarak jauh yang esensial untuk dekomisioning reaktor fusi besar.
Yevhen Zayachuk
Teknologi LID-QMS dan LIBS membuka peluang baru untuk pemantauan real-time yang sangat dibutuhkan untuk keamanan dan efisiensi eksploitasi reaktor fusi masa depan.