Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Besar Jika Arus Laut AMOC di Atlantik Terus Melemah

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Okt 2025
204 dibaca
2 menit
Bahaya Besar Jika Arus Laut AMOC di Atlantik Terus Melemah

Rangkuman 15 Detik

AMOC adalah sistem arus laut yang vital untuk kestabilan iklim global.
Pelemahan AMOC dapat mengakibatkan bencana besar seperti suhu ekstrem dan gangguan ekosistem laut.
Konsistensi pada Perjanjian Paris dapat membantu menyelamatkan AMOC dan mencegah dampak perubahan iklim yang lebih parah.
AMOC adalah arus laut besar yang mengalir di Samudra Atlantik dan berperan penting dalam menjaga iklim dunia tetap stabil selama ribuan tahun. Sistem ini membawa air hangat dari daerah khatulistiwa ke utara dan mengalirkan air dingin dari kutub ke selatan melalui proses sirkulasi termohalin. Ilmuwan kini menemukan bahwa arus ini tengah melambat hingga titik paling lemah dalam seribu tahun terakhir akibat perubahan iklim. Para ahli memperingatkan bahwa jika pelemahan ini berlanjut dan AMOC berhenti total, dampaknya akan sangat serius. Eropa bisa mengalami perubahan cuaca ekstrem seperti suhu yang sangat dingin atau panas, lebih banyak banjir dan kekeringan, serta badai yang semakin kuat. Wilayah seperti Irlandia dan Skandinavia yang biasanya subur bisa jadi lebih dingin dan kering. Pesisir timur Amerika Serikat juga berpotensi menghadapi kenaikan permukaan laut lebih besar dari perkiraan sekarang. Selain itu, AMOC juga penting untuk ekosistem laut karena membantu membawa oksigen ke laut dalam dan menyimpan sekitar 25% emisi karbon dioksida manusia di dasar laut. Jika AMOC berhenti, lautan bisa kehilangan oksigen dan karbon dioksida akan menumpuk di atmosfer, membuat pemanasan global makin parah. Efeknya bahkan bisa terasa hingga wilayah yang jauh seperti Selandia Baru. Stefan Rahmstorf, seorang oseanografer terkemuka, menyatakan bahwa risiko keruntuhan AMOC kini tidak lagi kecil dan sangat perlu mendapat perhatian serius. Ia menekankan bahwa menjaga suhu rata-rata global agar tetap di bawah 2°C, atau idealnya di bawah 1,5°C, sesuai Perjanjian Paris, adalah kunci untuk menghindari bencana ini. Meski tidak ada jaminan, tindakan konsisten bisa menyelamatkan AMOC. Situasi ini menjadi panggilan bagi seluruh dunia untuk mengambil tindakan nyata melawan perubahan iklim. Mengurangi emisi gas rumah kaca dan melaksanakan komitmen global bukan hanya soal keadilan lingkungan, tapi juga menjaga kestabilan iklim dan keamanan hidup jutaan orang, khususnya yang tinggal di kawasan yang sangat bergantung pada sistem arus laut ini.

Analisis Ahli

Stefan Rahmstorf
Risiko keruntuhan AMOC bukan lagi kecil dan dengan bukti baru ini, kita harus benar-benar waspada dan menerapkan kebijakan keras untuk menghambat pemanasan global.
Robert Marsh
AMOC adalah kunci kestabilan iklim di Eropa tapi juga menyebabkan variabilitas cuaca yang tinggi; pelemahannya sangat berbahaya untuk keseimbangan iklim regional.