Saham Fermi Melonjak Tajam di Hari Perdana, Perusahaan AI Unik dengan Risiko Tinggi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
02 Okt 2025
277 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Fermi melonjak pada hari pertama perdagangan, menunjukkan minat investor yang kuat terhadap perusahaan AI.
Fermi berencana membangun salah satu kampus pusat data terbesar di dunia, tetapi tidak memiliki pendapatan saat ini.
Keberadaan Fermi sebagai REIT menambah kompleksitas dalam model bisnisnya dibandingkan dengan perusahaan data center lainnya.
Saham Fermi, sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan pusat data AI terbesar di Texas Panhandle, naik tajam 55% pada hari pertama perdagangan setelah harga IPO-nya ditetapkan sebesar 21 dolar Amerika per saham. Ini menunjukkan betapa besarnya minat investor terhadap saham yang terkait dengan kecerdasan buatan di pasar saat ini.
Fermi berencana membangun fasilitas data center seluas 15 juta kaki persegi yang sangat besar dan terhubung dengan sumber energi besar seperti gas alam, nuklir, dan tenaga surya. Namun, perusahaan ini masih dalam tahap awal dan belum menghasilkan pendapatan apapun karena fasilitasnya belum bisa disewakan.
Perbedaan utama Fermi dengan perusahaan AI lain adalah ia tercatat sebagai REIT, yang biasanya membayar dividen tinggi kepada investor, tetapi hal ini cukup aneh karena Fermi tidak akan memiliki properti yang bisa disewakan sampai akhir tahun depan.
Saham AI lain seperti Figma dan Coreweave juga mengalami kenaikan saham besar saat IPO, menandakan adanya kegairahan tinggi di pasar saham terhadap teknologi AI. Namun, beberapa pengamat memperingatkan bahwa investasi yang berlebihan pada perusahaan yang belum menghasilkan pendapatan bisa menjadi tanda gelembung pasar yang berbahaya.
Sementara Fermi menunjukkan potensi besar dalam sektor data center AI, investor perlu berhati-hati mengingat model bisnisnya yang unik dan risiko besar ketidakpastian waktu pencapaian keuntungan, terutama karena sifat investasinya sebagai REIT yang biasanya konservatif.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Walaupun hype tentang AI sangat kuat, perusahaan tanpa pendapatan dan masih dalam fase konstruksi seperti Fermi harus dinilai secara fundamental dengan sangat hati-hati karena risiko gagal mencapai proyeksi sangat tinggi.