AI summary
Oktober adalah bulan historis yang kuat untuk Bitcoin, dikenal sebagai 'Uptober'. Adopsi stablecoin diperkirakan akan meningkatkan pasar crypto dalam waktu dekat. Proyeksi harga untuk Bitcoin dan ether menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Bitcoin mengalami kenaikan lebih dari 4,5% pada Rabu dan mencapai lebih dari $118.000 di tengah ketidakpastian pasar yang disebabkan oleh kemungkinan penutupan pemerintah AS. Kenaikan ini juga didukung oleh faktor musiman yang dikenal sebagai 'Uptober', di mana bulan Oktober secara historis menjadi bulan terbaik bagi Bitcoin dalam 10 dari 12 tahun terakhir.Biasanya, Bitcoin melemah di bulan September sebelum kemudian bangkit di Oktober. Namun tahun ini, Bitcoin telah mengalami kenaikan 4% di bulan September, yang berarti ekspektasi untuk Oktober kini lebih tinggi dan menantang para investor untuk mencapai target keuntungan yang lebih besar.Selain faktor musiman, likuiditas pemerintah di Treasury General Account yang cukup tinggi juga membantu meredakan kekhawatiran bahwa dana akan dialihkan dari aset digital ke obligasi. Di sisi lain, peningkatan aktivitas stablecoin seperti USDC yang mengalami pertumbuhan signifikan ikut memperkuat pasar crypto.Para analis Wall Street, termasuk dari Bernstein dan Fundstrat, memproyeksikan harga Bitcoin dapat mencapai antara $150.000 hingga $200.000 dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Ether juga diharapkan mengalami kenaikan harga sehingga bisa mencapai antara $10.000 hingga $15.000 pada akhir tahun.Peningkatan adopsi stablecoin juga dipercaya menjadi gelombang besar berikutnya dalam pasar crypto, yang akan memperkuat fondasi untuk pertumbuhan jangka menengah hingga panjang di sektor ini. Dengan kombinasi faktor tersebut, kuartal keempat diprediksi menjadi periode yang sangat positif untuk cryptocurrency.
Kenaikan Bitcoin di tengah ketidakpastian politik AS menunjukkan bahwa pasar crypto semakin matang dan mampu bertahan dari guncangan eksternal. Namun, investor perlu berhati-hati karena volatilitas tinggi masih menjadi risiko utama meskipun tren jangka pendek terlihat positif.