Tentara AS Tidak Bisa Impor Tesla Cybertruck ke Eropa Karena Aturan Keselamatan UE
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
01 Okt 2025
301 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Cybertruck tidak memenuhi regulasi keselamatan Uni Eropa, sehingga tidak dapat diimpor oleh tentara AS.
Desain tajam dan berat Cybertruck melanggar banyak persyaratan keselamatan yang ada di Eropa.
Permohonan pengecualian untuk kendaraan militer harus mematuhi hukum lokal, dan tidak semua kendaraan dapat diimpor.
Tentara Amerika Serikat yang bertugas di Eropa tidak diperbolehkan mengimpor Tesla Cybertruck sebagai kendaraan pribadi karena desain dan spesifikasinya tidak sesuai dengan aturan keselamatan kendaraan yang berlaku di Uni Eropa. Unit Customs Army AS mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut terlalu berbeda jauh dari ketentuan UE terutama dalam aspek keselamatan pejalan kaki.
Cybertruck memiliki bodi yang sangat unik dengan stainless steel tajam yang tidak memenuhi standar perlindungan terhadap benturan dan kecelakaan yang mengutamakan perlindungan pengguna jalan yang rentan seperti pejalan kaki dan pesepeda. Berat kendaraan yang melebihi 3,5 ton juga membuatnya harus menggunakan pembatas kecepatan agar bisa beroperasi di jalanan UE, tetapi Cybertruck tidak memilikinya.
Permohonan pengecualian khusus yang diajukan US Forces di Eropa kepada otoritas transportasi Jerman ditolak karena Cybertruck memang menyimpang jauh dari semua peraturan yang ada. Tanpa izin ini, kendaraan tersebut tidak bisa didaftarkan dan petugas custom tidak bisa mengeluarkan surat izin impor kendaraan ke Eropa.
Selain persoalan teknis, desain unik Cybertruck juga dianggap dapat menarik terlalu banyak perhatian dan tidak sesuai dengan tujuan penggunaan pelat kendaraan militer yang harus menjaga kerahasiaan dan keamanan personel. Oleh karena itu, pengenalan kendaraan ini di jalanan Eropa dianggap bisa mengganggu operasi militer.
Keputusan ini menegaskan bahwa meskipun Tesla menghadirkan inovasi kendaraan listrik yang futuristik, mereka masih harus menghadapi batu sandungan regulasi yang ketat di pasar global seperti Eropa. Tentara AS yang ingin kendaraan tersebut harus siap mengirimnya kembali ke Amerika dengan biaya sendiri jika mencoba mengimpor Cybertruck tanpa izin.
Analisis Ahli
Elon Musk
Dengan desain revolusioner, Tesla berupaya mengubah paradigma mobilitas, tetapi mereka perlu lebih memahami keberlanjutan regulasi global agar mobilitas futuristik bisa diterima secara universal.Ahli Regulasi Kendaraan UE
Regulasi UE memang ketat untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan, dan setiap inovasi kendaraan harus diuji terlebih dahulu agar tidak membahayakan terutama pejalan kaki dan pesepeda.

