Celakanya Kerentanan Bluetooth di Robot Unitree Bisa Bikin Robot Jadi Senjata Siber
Teknologi
Robotika
01 Okt 2025
271 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Keamanan dalam perangkat robot harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan.
Kerentanan yang ada dapat menyebabkan masalah besar, termasuk pencurian data dan kontrol robot yang tidak sah.
Transparansi dalam komunikasi mengenai masalah keamanan sangat penting untuk membangun kepercayaan pengguna.
Para peneliti keamanan baru-baru ini menemukan masalah serius di sistem Bluetooth robot buatan Unitree Robotics yang banyak dipakai di lab, universitas, bahkan polisi. Masalah ini memungkinkan hacker mengambil alih robot secara total karena kunci keamanan yang dipakai ternyata sama dan mudah diakses.
Masalah utama terletak pada metode pengaturan WiFi menggunakan Bluetooth yang memakai kunci enkripsi yang sudah bocor. Akibatnya, siapa pun yang tahu kunci ini bisa mengakses ribuan robot tanpa hambatan dan mengendalikannya lewat serangan siber.
Lebih mengkhawatirkan, salah satu seri robot, G1, juga diam-diam mengirim data pengguna ke server di China setiap lima menit tanpa memberi tahu pengguna. Hal ini membuka peluang besar bagi penyalahgunaan data dan kontrol dari jarak jauh.
Para peneliti kecewa karena Unitree Robotics tidak merespons keluhan keamanan ini dengan serius dan cepat. Perusahaan hanya mengeluarkan pernyataan bahwa mereka sedang memperbaiki masalah tanpa transparansi penuh soal langkah dan jadwal perbaikan.
Sebagai solusi, pengguna disarankan untuk mematikan Bluetooth dan hanya menggunakan WiFi dalam mengoperasikan robot. Namun, ini hanya solusi sementara karena masalah utama ada di desain keamanan produk yang harus ditangani oleh perusahaan.
Analisis Ahli
Andreas Markis
Kerentanan ini sangat berbahaya karena memberikan kendali penuh pada robot melalui metode yang sangat sederhana. Ini bukan hanya masalah teknis tapi juga tanggung jawab etis pengembang robot.Victor Mayoral-Vilches
Mematikan koneksi Bluetooth dan hanya menggunakan WiFi adalah solusi sementara, tapi langkah ini tidak menyelesaikan permasalahan utama pada desain keamanan produk.

